Hubungan Seks Bisa Tularkan Kanker Prostat?

Hubungan Seks Bisa Tularkan Kanker Prostat?

- detikHealth
Selasa, 20 Mei 2014 10:33 WIB
Hubungan Seks Bisa Tularkan Kanker Prostat?
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Mereka yang berisiko tinggi terserang kanker prostat adalah para pria di atas 70 tahun dan pria yang keluarganya memiliki riwayat kanker prostat. Meski penyebabnya masih menjadi misteri, sekelompok ilmuwan mengatakan bahwa mungkin saja kanker prostat disebabkan oleh infeksi yang menyebar saat berhubungan intim.

Sekelompok peneliti dari Universitas California melakukan pengujian terhadap sel kanker prostat di laboratorium. Mereka menemukan pertumbuhan kanker prostat ternyata dipengaruhi oleh infeksi seksual yang disebut trikomoniasis. Trikomoniasis sendiri diyakini telah menjangkiti 275 juta orang di seluruh dunia. Infeksi tersebut diketahui merupakan infeksi menular seksual nonvirus yang paling umum terjadi.

Seringnya, seseorang tak akan mengalami gejala apa pun ketika terinfeksi sehingga mereka tak menyadari saat terjangkiti trikomoniasis. Meski demikian, beberapa pria akan merasa gatal atau iritasi di dalam penis, rasa terbakar setelah kencing atau ejakulasi, atau keluarnya cairan putih dari penis. Sedangkan wanita akan menyadari trikomoniasis ketika merasakan gatal atau nyeri pada kelamin, tak nyaman saat buang air kecil, atau keluarnya cairan berbau amis.

Dalam penelitian itu, profesor Patricia Johnson dan koleganya menemukan bahwa parasit penyebab trikomoniasis, Trichomonas vaginalis, rupanya mengeluarkan protein yang dapat menyebabkan peradangan serta mendongkrak pertumbuhan dan keganasan sel prostat jinak maupun sel berpotensi kanker. Oleh karena itu, mereka menggagas bahwa infeksi menular seksual membuat pria lebih rentan terserang kanker prostat.

Penelitian oleh profesor Johnson bukan merupakan penelitian pertama yang menyatakan adanya kaitan antara trikomoniasis dengan kanker prostat. Sebelumnya, sebuah studi pada tahun 2009 menemukan bahwa seperempat pria penderita kanker prostat menunjukkan gejala trikomoniasis dan para pria tersebut lebih berpeluang besar memiliki tumor yang lebih ganas. Sayangnya belum ada bukti pasti mengenai hubungan itu.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memastikan kaitan antara keduanya. Demikian ungkap para peneliti pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS). Hal tersebut diamini oleh instutusi penelitian kanker di Inggris, Cancer Research UK. Mereka menyebutkan bahwa terlalu dini untuk menambahkan kanker prostat ke dalam daftar penyakit menular seksual.

"Studi ini menunjukkan bahwa parasit jenis Trichomonas vaginalis dapat mendorong pertumbuhan sel kanker prostat sehingga tumbuh dan berkembang lebih cepat. Tetapi penelitian itu baru dilakukan di laboratorium. Dan, bukti sebelumnya yang dilakukan pada pasien gagal menunjukkan hubungan yang jelas antara kanker prostat dengan infeksi menular seksual ini," ujar kepala bagian informasi di Cancer Research Inggris, seperti dilansir BBC dan ditulis pada Selasa (20/5/2014).


(up/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads