Daftar Alat Kontrasepsi Tradisional yang Pernah Digunakan Manusia (2)

Daftar Alat Kontrasepsi Tradisional yang Pernah Digunakan Manusia (2)

- detikHealth
Jumat, 26 Sep 2014 17:53 WIB
Daftar Alat Kontrasepsi Tradisional yang Pernah Digunakan Manusia (2)
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Masyarakat kini memiliki banyak pilihan cara kontrasepsi. Mulai dari pil sampai susuk, orang-orang dapat dengan mudah memilih kontrasepsi yang tepat untuk dirinya. Akan tetapi bagaimana pada masyarakat yang hidup puluhan hingga ratusan tahun lalu?

Pada zaman dahulu masyarakat juga sudah memikirkan kontrasepsi. Hanya saja cara yang dilakukan oleh masyarakat dulu masih kental dengan kepercayaan dan minim uji ilmiahnya. Menggunakan testis hewan sampai mencuci vagina dengan soda adalah contoh dari cara masyarakat zaman dahulu mencegah kehamilan.

Dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (26/9/2014), berikut adalah cara unik kontrasepsi pada masyarakat dahulu kala di dunia:

1. Minuman testis berang-berang

Illustrasi: Thinkstock
Di Kanada pada tahun 1534-1760, wanita meminum campuran testis berang-berang yang telah digiling menjadi serbuk. Mereka percaya bahwa testis dari berang-berang dapat mencegah kehamilan dan supaya lebih bisa dikonsumsi dicampurlah dengan minuman beralkohol.

Dilihat secara ilmiah, kontrasepsi oral menggunakan cara ini tidak efektif mencegah kehamilan. Efek yang bisa dirasakan pada wanita kanada zaman dahulu hanya mabuknya saja.

2. Bidal logam

Illustrasi: Thinkstock
Bidal yang biasa digunakan untuk melindungi jari saat menjahit ternyata memiliki kegunaan lain di Eropa. Pada tahun 1800-an, wanita Eropa menggunakan bidal yang terbuat dari logam sebagai alat kontrasepsi.

Bidal dimasukkan ke dalam vagina dengan harapan akan menahan sperma masuk ke dalam rahim. Kefektifan bidal mencegah kehamilan tidak dapat diandalkan karena bidal dapat copot saat seks.

Selain itu memasukkan logam sembarangan ke dalam vagina diketahui dapat mengakibatkan Toxic Shock Syndrome, bau tidak sedap, dan infeksi.

3. Usus babi

Illustrasi: Thinkstock
Sebelum lateks ditemukan, zaman dulu pria di seluruh dunia menggunakan kondom primitif yang terbuat dari usus binatang khususnya babi. Diantara semua kontrasepsi zaman dulu, cara ini mungkin adalah cara yang paling aman dan efektif untuk mencegah kehamilan.

Zaman dahulu, usus binatang banyak dicari orang karena banyak kegunaannya. Selain menjadi kondom, usus binatang juga digunakan untuk membuat sosis.

Karena kondom dari usus binatang tidak semaju kondom yang ada pada saat ini, masyarakat dulu diketahui mencampur kondom usus dengan susu hangat agar terhindar dari penyakit.

4. Soda

Illustrasi: Thinkstock
Memasuki zaman modern ternyata bukan jaminan masyarakatnya tidak lagi percaya takhayul. Pada tahun 1960-an di Amerika Serikat, wanita memiliki kebiasaan mencuci vaginanya (douching) setelah seks menggunakan minuman bersoda.

Mereka percaya bahwa mencuci vagina dari sperma dengan minuman bersoda bisa menghentikan kehamilan. Akan tetapi hal ini tidak terbukti dan malah dapat menimbulkan infeksi.
Halaman 2 dari 5
Di Kanada pada tahun 1534-1760, wanita meminum campuran testis berang-berang yang telah digiling menjadi serbuk. Mereka percaya bahwa testis dari berang-berang dapat mencegah kehamilan dan supaya lebih bisa dikonsumsi dicampurlah dengan minuman beralkohol.

Dilihat secara ilmiah, kontrasepsi oral menggunakan cara ini tidak efektif mencegah kehamilan. Efek yang bisa dirasakan pada wanita kanada zaman dahulu hanya mabuknya saja.

Bidal yang biasa digunakan untuk melindungi jari saat menjahit ternyata memiliki kegunaan lain di Eropa. Pada tahun 1800-an, wanita Eropa menggunakan bidal yang terbuat dari logam sebagai alat kontrasepsi.

Bidal dimasukkan ke dalam vagina dengan harapan akan menahan sperma masuk ke dalam rahim. Kefektifan bidal mencegah kehamilan tidak dapat diandalkan karena bidal dapat copot saat seks.

Selain itu memasukkan logam sembarangan ke dalam vagina diketahui dapat mengakibatkan Toxic Shock Syndrome, bau tidak sedap, dan infeksi.

Sebelum lateks ditemukan, zaman dulu pria di seluruh dunia menggunakan kondom primitif yang terbuat dari usus binatang khususnya babi. Diantara semua kontrasepsi zaman dulu, cara ini mungkin adalah cara yang paling aman dan efektif untuk mencegah kehamilan.

Zaman dahulu, usus binatang banyak dicari orang karena banyak kegunaannya. Selain menjadi kondom, usus binatang juga digunakan untuk membuat sosis.

Karena kondom dari usus binatang tidak semaju kondom yang ada pada saat ini, masyarakat dulu diketahui mencampur kondom usus dengan susu hangat agar terhindar dari penyakit.

Memasuki zaman modern ternyata bukan jaminan masyarakatnya tidak lagi percaya takhayul. Pada tahun 1960-an di Amerika Serikat, wanita memiliki kebiasaan mencuci vaginanya (douching) setelah seks menggunakan minuman bersoda.

Mereka percaya bahwa mencuci vagina dari sperma dengan minuman bersoda bisa menghentikan kehamilan. Akan tetapi hal ini tidak terbukti dan malah dapat menimbulkan infeksi.

(vta/vta)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads