Berikut daftar manfaat dari bercinta secara rutin, seperti telah detikHealth rangkum dari berbagai sumber pada Jumat (24/4/2015):
1. Sehatkan jantung
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Menganalisis catatan kesehatan dari 1.165 pria yang dipantau selama 16 tahun sebagai bagian dari Massachusetts Male Aging Study, ahli epidemiologi di New England Research Institutes menemukan bahwa pria yang memiliki aktivitas seksual hanya sekali dalam sebulan atau bahkan kurang berisiko 50 persen lebih besar untuk terkena penyakit kardiovaskular, jika dibandingkan dengan pria yang melakukan aktivitas seksual lebih dari sekali dalam seminggu.
"Penelitian kami menemukan bahwa frekuensi yang kurang dari aktivitas seksual meningkatkan risiko masalah jantung dan pembuluh darah," ungkap Susan Hall, PhD.
2. Membakar kalori
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Selain itu, ditemukan juga bahwa saat bercinta rata-rata pria membakar sebanyak 101 kalori, sementara wanita membakar sekitar 69 kalori.
"Dari angka ini, hasil studi menunjukkan bahwa aktivitas seksual berpotensi untuk dipertimbangkan sebagai latihan fisik untuk membakar kalori," tulis para peneliti, seperti dikutip dari jurnal Plos One.
3. Meningkatkan daya tahan tubuh
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Rajin bercinta juga dilaporkan lebih cepat menyembuhkan flu. Sebuah studi di Jerman yang mempelajari 11 pria menemukan bahwa gairah seksual dan orgasme cenderung meningkatkan jumlah sel pembunuh benda asing dalam tubuh yang disebut leukosit.
4. Membuat awet muda dan mencegah keriput
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Berkeringat merupakan salah satu proses hasil peningkatan sirkulasi di dalam tubuh. Selain melalui hubungan intim, hanya ada satu hal lain yang juga melepaskan hormon oksitosin anti-penuaan, yaitu melahirkan.
Melakukan hubungan intim secara teratur dapat meningkatkan kadar estrogen, sehingga dapat mencegah kulit kering dan juga meningkatkan elastisitas kulit.
5. Menurunkan risiko kanker
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Disimpulkan bahwa jarang berhubungan intim bisa jadi faktor risiko pria mengalami kanker prostat. Saat berhubungan intim, ejakulasi membuat pria melepaskan zat-zat yang berkontribusi pada pertumbuhan sel kanker.
Halaman 2 dari 6










































