Bukti ilmiah kembali membuktikan bahwa tidur telanjang lebih dianjurkan bagi para pria dewasa yang ingin segera punya keturunan. Tidur telanjang dan mengenakan pakaian dalam yang longgar mengurangi fragmentasi DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) pada sperma hingga 25 persen.
Kesimpulan ini disampaikan oleh para ilmuwan dari National Institute of Child Health and Human Development dan Stanford University setelah mengamati 500 pria selama 12 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Posisi Bercinta Seperti Ini Bisa Perbesar Peluang Kehamilan
Penelitian ini bukan yang pertama kali membuktikan hubungan antara celana dalam dengan kualitas sperma. Penelitian di Inggris pada 2012 juga menunjukkan hasil serupa, bahkan berlaku juga pada wanita. Tidur telanjang pada wanita mengurangi risiko infeksi mikroba, yang juga berpengaruh pada kesuburan.
Pada pria, celana dalam yang terlalu ketat dikaitkan dengan temperatur yang lebih tinggi di sekitar organ reproduksi. Pada suhu yang terlalu tinggi, sperma yang dihasilkan cenderung lebih banyak mengalami fragmentasi DNA sehingga kurang subur.
Data menyebut 1 di antara 3 pria dewasa di Inggris tidur tanpa mengenakan celana dalam. Pada perempuan, perbandingannya kurang lebih 1 di antara 5 wanita.
Baca juga: Ini Frekuensi Ideal Berhubungan Seks Jika Ingin Cepat Punya Momongan (up/up)











































