Selasa, 12 Apr 2016 19:32 WIB

5 Hal 'Memalukan' Saat Bercinta yang Sebetulnya Normal Terjadi

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Bercinta seharusnya menjadi kegiatan menyenangkan penghilang stres bagi pasangan suami istri. Namun kadang sesuatu seperti suara atau cairan yang tak biasa ke luar saat sedang berhubungan intim, mungkin bisa membuat malu.

Meski sepintas memalukan, padahal kejadian-kejadian tersebut normal. Seperti dikutip detikHealth dari berbagai sumber, berikut 5 hal yang sebetulnya normal tapi kerap membuat orang malu saat bercinta:

1. Kentut vagina

Kadang vagina juga bisa mengeluarkan suara seperti kentut. Hal ini dikatakan oleh ahli kandungan Dr Mary Jane Minkin dari Yale Medical School karena ada udara yang terperangkap di dalam vagina lalu kemudian terdorong keluar.

Hal ini normal terjadi pada semua wanita, terutama saat sedang olahraga. Minkin mengatakan pada ibu yang baru melahirkan kentut vagina ini juga bisa terjadi lebih sering.

2. Pipis

Pria atau wanita, terkadang saat bercinta kandung kemihnya dapat alami kejang atau kontraksi spontan yang berujung pada kejadian pipis yang tak bisa dikendalikan. Pada wanita hal ini oleh beberapa studi diasosiasikan seperti pengganti ejakulasi.

Sekitar 75 persen kejadian pipis tak terkendali ini berkaitan dengan aktivitas bercinta tapi kadang bisa juga karena adanya infeksi saluran kemih.

3. Muntah saat seks oral

Adalah kesalahpahaman bila mengira seorang wanita harus menelan seluruh penis ke mulut ketika melakukan seks oral. Konsultan seks Ian Kerner mengatakan objek apa pun yang masuk terlalu dalam ke belakang lidah, langit-langit mulut, terutama tenggorokan dapat memicu kontraksi otot yang membuat orang ingin muntah.

Kerner memberi saran lakukan oral sewajarnya saja atau bila perlu gunakan tangan untuk memegang batang penis sehingga menimbulkan ilusi seluruh bagian penis ada di mulut.

"Refleks muntah ini akan hilang ketika orang yang melakukan oral menyukainya sama seperti orang yang sedang dioral," kata Kerner.



4. Disfungsi ereksi

Kesulitan mempertahankan ereksi adalah masalah utama yang bisa dihadapi oleh pria terkait kehidupan seks. Namun perlu diketahui kadang ini adalah hal yang masih wajar bila sesekali terjadi.

Penyebabnya bisa karena kondisi fisik atau mental sang pria yang memang sedang tidak fit. Komunikasi dengan pasangan adalah kunci utama untuk mengatasinya.

5. Menangis

Kadang karena saking menyenangkannya, seks bisa membuat seseorang menangis seperti dikatakan oleh Dr Debby Herbenick dari Indiana University. Tangisan ini berbeda dari tangisan karena sedih dan biasanya terjadi pada pasangan yang hubungan emosinya dekat.

Terkait hal tersebut peneliti William Hartman dan Marilyn Fithian mengatakan bisa juga terjadi karena respons fisiologis. Ketika saraf yang ada di vagina distimulasi sinyal yang dikirim dapat menjalar ke batang otak melalui saraf vagus.

Nah saat sinyal menjalar itulah kadang dapat sampai ke area yang mengontrol emosi.

(fds/vit)
News Feed