Mirip Klip Kertas, Implan Penis Terbaru untuk Bantu Dapatkan Ereksi

Mirip Klip Kertas, Implan Penis Terbaru untuk Bantu Dapatkan Ereksi

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 03 Jan 2017 18:38 WIB
Mirip Klip Kertas, Implan Penis Terbaru untuk Bantu Dapatkan Ereksi
Foto: thinkstock
Jakarta - Banyak pria yang kesulitan untuk menikmati hubungan seks karena kondisi khusus pada dirinya seperti sebagai pasien kanker atau pada lansia. Jangankan bisa bercinta, untuk ereksi saja mustahil.

Inovasi baru pun dibuat untuk membantu mereka yang mengalami masalah ereksi ini. Adalah tim dari divisi urologi University of Wisconsin-Madison yang mengembangkan implan untuk Mr P versi baru.

Menurut Dr Brian Le, salah satu peneliti, alasan mengembalikan fungsi seksual pada pria lansia atau terkena kanker sama halnya dengan ketika wanita memilih melakukan rekonstruksi payudara setelah organnya ini diangkat karena kanker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini soal bagaimana mereka bisa bertahan hidup setelah sakit, yaitu dengan mengembalikan fungsi organ tertentu sehingga membuat si pasien merasa tubuhnya kembali utuh," tuturnya seperti dilaporkan situs resmi universitas, wisc.edu.

Nantinya untuk bisa merasakan manfaat implan ini, tim dokter tinggal membuat irisan kecil di dasar Mr P agar dapat memasukkan gulungan logam itu.

Baca juga: Penis Bionik Bukan Barang Langka, Ribuan Pria di Inggris Memakainya

Lantas apa yang membedakan implan Mr P ini dengan implan sejenis? Menurut peneliti, implan yang terbuat dari logam khusus bernama Nitinol (campuran nikel dan titanium) itu mampu memanjang dan menyusut di suhu-suhu tertentu.

Artinya bila suhu tubuh biasa saja, maka penis juga tidak akan 'menegang' dengan sendirinya, seperti halnya bila menggunakan alat bantu lainnya. Sebab implan ini hanya merespons suhu tertentu, terutama suhu tinggi.

Bila terkena panas, penis akan langsung ereksi, semisal dari air panas. Sebaliknya, untuk meredam kinerja si implan, pemakai tinggal meletakkan handuk basah di sekitar kemaluan.

Hanya saja peneliti mengatakan ini berarti efek samping dari penggunaan implan tersebut adalah penggunanya bisa saja mengalami ereksi tiap kali mandi. Hal ini juga diakui Le. Untuk itu peneliti sedang mencari teknologi terbaik untuk memicu panas pada gulungan tersebut, tanpa perlu mempengaruhi lingkungan di sekitarnya.

Bila metode pemanasnya sudah ditemukan, ada kemungkinan implan ini akan siap diperkenalkan dalam kurun 5-10 tahun ke depan.

"Kelak ini akan jadi terobosan baru untuk mereka yang benar-benar tak bisa berdampak dengan Viagra. Dengan begitu mereka bisa tetap bertahan dengan kondisinya tetapi kualitas hidupnya juga terjamin," tutup Le.

Baca juga: Pada Pasien Impotensi Parah, Implan Ini Diklaim Bantu 'Bangunkan' Mr P


(lll/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads