Tapi kadang seorang individu bisa dihadapkan pada situasi di mana pasangan tidak selalu sepakat dengannya. Seperti tentang seberapa sering bercinta harus dilakukan. Bila sering terjadi perbedaan keinginan hal ini lama-lama bisa menjadi masalah.
Lalu bagaimana menghadapi situasi bila keinginan bercinta sering kali lebih tinggi dari pasangan? Menurut konsultan seks dan psikoterapis Ian Kerner, PhD, bila seseorang tersebut adalah pria maka ia bisa dengan mulai mengkomunikasikan 'kebutuhan'nya dengan cara yang seksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila masih belum berhasil juga maka pakar lainnya Megan Fleming, PhD, menyarankan agar seorang pria mendekati pasangan secara emosi. Dekatkan diri untuk saling mengerti apa yang paling penting dibutuhkan bagi satu sama lain.
Baca juga: Saat Tak Mood Bercinta, Makan Pisang Bikin Libido Pria 'Meroket'?
Nah bila yang dorongan bercinta yang sering lebih tinggi adalah seorang wanita, maka Ian menyarankan agar mengatur jadwal. Beritahu secara langsung pada pasangan kapan saja ingin bercinta karena menurut studi yang dipublikasi di Journal of Personality and Social Psychology menyebut bahwa pria seringnya meremehkan dorongan seks wanita.
"Pasangan yang dorongan seksnya tinggi itu bisa terluka karena frustasi bila sering dibatalkan. Sementara untuk pasangan yang dorongan seksnya rendah akan merasa tertekan karena sering dituntut," ungkap
Baca juga: Semangat Bercinta Padam, Mengapa?
(fds/vit)











































