Sebuah penelitian baru pada 100 pasangan menemukan bahwa tingkat respons pasangan, yakni seberapa besar perhatian mereka dan seberapa spesial terhadap satu sama lain, terkait secara langsung dengan seberapa banyak mereka menginginkan satu sama lain secara seksual.
"Orang-orang yang memandang pasangan mereka ini responsif percaya bahwa pasangan mereka paham dan menghargai kebutuhan mereka, serta bereaksi mendukung tujuan mereka berdua," tutur pemimpin penelitian, Gurit E Birnbaum, PhD, dikutip dari Health.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Responsif bisa ditunjukkan dengan hanya lebih memerhatikan satu sama lain. Birnbaum menyarankan pasangan untuk meluangkan waktu untuk mengobrol dengan intim dan benar-benar saling mendengarkan tanpa menginterupsi atau berasumsi atau pamer.
"Lalu lakukan yang terbaik untuk memenuhi tiap kebutuhan, keinginan dan gairah pasangan yang sama pentingnya, jika tidak lebih, dari miliknya sendiri. Pasangan yang responsif bisa membuatmu lebih aman dan mempengaruhi kemampuan dan kemauan untuk merespon pada kebutuhan pasangannya," kata Birnbaum.
Mempraktekkan sikap responsif juga dapat membantumu mempelajari hal-hal baru dari satu sama lain, menunjukkan saling peduli satu sama lain lewat cara yang baru dan membagi pengalaman yang baru bersama-sama. Hal-hal ini yang kadang menjadi faktor sebuah hubungan lama jadi membosankan.
"Gairah punya banyak perwujudan. Sikap responsif membangkitkan gairah pasangan dan dengan melakukannya, pasanganmu tahu-tahu bisa sedang merobek-robek pakaianmu! Apapun artinya, merespon satu sama lain bisa memiliki dampak yang awet dan dalam," tandasnya.











































