Jumat, 15 Mar 2019 18:48 WIB

5 Langkah Mengontrol Libido Saat Gairah Seks Meledak-ledak

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Memiliki gairah seksual yang tinggi bisa jadi kesulitan tersendiri bagi sebagian orang. (Foto: iStock) Memiliki gairah seksual yang tinggi bisa jadi kesulitan tersendiri bagi sebagian orang. (Foto: iStock)
Jakarta - Memiliki gairah seksual yang tinggi bisa jadi kesulitan tersendiri bagi sebagian orang. Terkadang, hal tersebut bisa sampai mengganggu keseharian sehingga butuh cara untuk membantu mengontrolnya.

Kalau kamu memilki masalah serupa, berikut ini dirangkum detikHealth beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatur libido.


1. Coba jujur dengan diri sendiri

Kamu harus bisa mengenali dirimu, apa yang kamu sukai dan mana yang tidak, bagaimana perasaanmu, bakatmu dan kekuranganmu, serta hal-hal yang mempengaruhimu. Soalnya, kadang kita tidak menyadari kita bertindak dengan libido yang tinggi tanpa kita tahu MENGAPA?!

Sebagai manusia, kita benci merasa tersakiti. Sebisa mungkin kita menghindarinya, dan kita ketika merasa tidak nyaman tentu akan mencari sumber kenyamanan dan ini bisa berbeda-beda entah dengan makanan, seks, atau menonton video porno. Nah, saatnya kamu menemukan pelampiasan lain misalnya dengan membina hubungan yang sehat.

2. Pahami apa yang memicumu

Mengetahui apa yang bisa memancing gairah seks itu penting. Apakah itu dari film yang kamu saksikan? Lagu yang kamu dengarkan? Setelah itu coba untuk menghindari atau berinteraksi seminim mungkin dengan sumber tersebut.

3. Kurangi masturbasi

Ketika kamu merasa 'bangkit', pikirkan hal-hal yang nonseksual. Lakukan aktivitas yang bisa mengalihkan kamu dari perasaan tersebut.



4. Berolahraga

Dengan melibatkan diri ke kegiatan yang menguras tenaga, kamu tidak akan lagi merasa frustasi. Kamu bisa mencoba olahraga lari, ke gym, atau yoga. Apapun yang kamu sukai deh.

5. Minta bantuan

Peranan spiritual dibutuhkan untuk membuat seseorang merasa lebih baik dan kuat dalam mengontrol libido. Namun bila kamu bisa menemukan kesulitan dalam mengelolanya, tak ada salahnya juga untuk menemui dokter atau psikolog untuk meminta bantuan.


(ask/up)