Kamis, 25 Apr 2019 06:57 WIB

5 Mitos Masturbasi yang Terbantahkan, Picu Kanker hingga Tangan 'Berbulu'

Firdaus Anwar - detikHealth
Ada beragam mitos tentang masturbasi yang terbantahkan (Foto: iStock) Ada beragam mitos tentang masturbasi yang terbantahkan (Foto: iStock)
Jakarta - Di internet banyak beredar kabar miring terkait masturbasi yang tidak semuanya benar. Beberapa orang mungkin kebingungan terkait hal tersebut karena memang di Indonesia topik masturbasi masih tabu untuk dibicarakan.

Nah terkait hal tersebut detikHealth mengumpulkan beberapa mitos masturbasi yang populer dan mengkonfirmasinya pada spesialis kulit dr I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK, dari D&I Skin Centre Bali.

Apa kata dr Darma tentang anggapan masturbasi bisa menimbulkan kebotakan hingga kanker? Berikut penjelasan dari ahlinya:



1. Masturbasi bikin jerawatan

Salah satu mitos masturbasi yang populer adalah anggapan sering masturbasi bisa menimbulkan jerawat. Argumen di baliknya adalah masturbasi disebut akan meningkatkan produksi hormon androgen yang berujung pada timbulnya masalah jerawat.

dr Darma menepis hal tersebut dan mengatakan kalau masturbasi tidak akan berujung pada masalah jerawat karena peningkatan hormon. Ia membandingkan masturbasi dengan hubungan seksual.

"Peningkatan hormon sih rasanya enggak. Pengeluaran sperma kan tidak hanya masturbasi, orang seks juga sama tapi nggak jadi jerawatan. Istilahnya kalau ini berkaitan dengan hormon pasti terjadi pada semua orang," kata dr Darma.

2. Masturbasi bikin rambut rontok

Argumen dibalik mitos keseringan masturbasi akan membuat rambut rontok juga kurang lebih sama yaitu karena peningkatan hormon androgen. Lagi-lagi dr Darma meluruskannya dan menyebut kalau masalah rambut rontok dini (alopecia) lebih karena faktor keturunan.

"Rambut rontok memang bisa karena hormon tapi terbatas di akar rambut bukan karena masturbasi. Itu faktor keturunan," lanjutnya.

3. Bikin kulit penis menghitam

Di internet juga ada anggapan populer kalau sering masturbasi dapat membuat warna kulit penis berubah jadi lebih hitam. Hal ini meski mungkin belum terbukti secara ilmiah namun ada logika yang masuk akal.

dr Darma mengatakan kulit penis menghitam bisa karena dua hal yaitu faktor alergi atau gesekan saat masturbasi. Alergi bisa terjadi bila minyak tertentu digunakan sebagai pelumas, sementara gesekan terjadi ketika kulit tangan dan kulit penis bertemu.

"Jadi gini dia pakai minyak dan dia ada alergi dikit, terus gesekan itu bisa menghitam. Ini Posible lebih karena faktor alergi dan gesekannya," papar dr Darma.

4. Bikin tangan berbulu

Mitos populer ini sudah terkenal sejak dulu, kepercayaan kalau masturbasi akan membuat kulit tangan jadi lebih berbulu. Argumennya lagi-lagi berkaitan dengan peningkatan hormon yang ditimbulkan masturbasi.

dr Darma mengatakan apa yang terjadi mungkin malah sebaliknya, seseorang dengan hormon androgen tinggi bisa lebih aktif melakukan aktivitas seksual. Orang dengan hormon androgen tinggi juga bisa ditandai dengan ciri rambut tubuh lebih lebat.

"Androgennya itu udah faktor bawaan orang. Bisa kalau orang punya androgen tinggi senang berhubungan termasuk masturbasi. Bukan karena masturbasinya," ungkap dr Darma.

5. Masturbasi timbulkan kanker

Walaupun relatif jarang terdengar, kanker penis memang ada dan bisa menyerang pria manapun. Beberapa orang ada yang mengaitkannya dengan kebiasaan masturbasi.

Menanggapi hal tersebut dr Darma menegaskan tidak ada hubungan antara masturbasi dengan kanker penis. Menurutnya kanker akan lebih berisiko terjadi bila seseorang malas menjaga kebersihan penisnya.

"Enggak, nggak ada hubungannya. Orang yang tidak disunat, tidak dibersihkan kotorannya karena ketutup kulit itu yang lebih berisiko," pungkas dr Darma.



Tonton juga video Reaksi Daniel Wenas saat Ditanya soal Dugaan Video Masturbasi:

[Gambas:Video 20detik]


5 Mitos Masturbasi yang Terbantahkan, Picu Kanker hingga Tangan 'Berbulu'
(fds/up)
News Feed