Kamis, 08 Agu 2019 18:00 WIB

Kasus-kasus Masturbasi yang Berakibat Fatal, Salah Satunya Pakai Tas Plastik

Firdaus Anwar - detikHealth
Berbagai kasus masturbasi yang berakibat fatal (Foto: iStock) Berbagai kasus masturbasi yang berakibat fatal (Foto: iStock)
Jakarta - Demi mendapatkan kepuasan seksual ada saja orang yang mencoba hal-hal kelewat kreatif saat melakukan masturbasi. Kadang kala hal tersebut berujung pada kejadian fatal yang dalam dunia medis dikenal dengan sebutan kematian autoerotik.

Dalam jurnal Archives of Forensic Medicine and Criminology kematian autoerotik disebut termasuk kejadian langka. Biasanya disebabkan oleh asfiksia (kekurangan oksigen ke otak) tapi ada juga kasus-kasus lainnya.

Dikutip detikHealth dari berbagai sumber, berikut beberapa contoh kasus masturbasi yang berakhir fatal:

1. Cekik diri

Ada orang yang sengaja mencekik dirinya dengan bantuan alat saat masturbasi. Praktik ini disebut asfiksia autoerotik dan menurut ahli dilakukan karena ingin meningkatkan kenikmatan sensasi rangsangan seksual dengan mengurangi aliran oksigen ke otak dapat.

Hanya saja yang tampaknya sering terlupakan sengaja memutus aliran oksigen ke otak adalah praktik berbahaya berisiko kematian.

Kasus terbaru seorang pria 33 tahun di Jepang sebagai contoh ditemukan meninggal dengan masker dan tas plastik membungkus kepala diduga meninggal karena asfiksia autoerotik. Resleting celananya terbuka dan ditemukan beberapa material pornografi seperti majalah dan DVD, juga sextoy dan perlengkapan sadomasokisme.



2. Setrum kelamin

Dalam laporan di American Journal of Forensic Medicine and Pathology 1998 ada kasus di mana seorang pria meninggal karena tersetrum listrik. Rekonstruksi kejadian menyebut ia tak sengaja menyentuh penghantar listrik dengan tangan atau dadanya saat ingin mengalirkan listrik dari anus ke penis.

"Baik kabel dan literatur porno disembunyikan oleh orang tua dari korban untuk menyembunyikan penyebab kematian sebenarnya," tulis laporan.



3. Pakai vacuum

Studi yang dilaporkan dalam jurnal Urologi 1985 menemukan kasus orang-orang yang mengalami cedera parah karena nekat masturbasi dengan alat pembersih vacuum. Meski tidak sampai menyebabkan kematian, cedera cukup parah sehingga korban harus rela kehilangan sebagian penisnya.



4. Salah lubang

Beberapa kali juga pernah dilaporkan orang-orang memasukkan penis mereka ke lubang yang tidak seharusnya berujung cedera parah.

Seorang pria di Jepang (40) misalnya dilaporkan memasukkan penis ke dalam tabung sempit untuk tujuan masturbasi. Celakanya, penis terjebak dalam tabung dan tidak bisa dikeluarkan selama dua tahun sebelum akhirnya ditempuh jalan operasi.

"Ini lebih umum daripada yang Anda pikir. Saya pernah menemukan pasien yang memasukkan tanaman lidah buaya ke dalam uretranya yang diklaim bisa memberinya perasaan menyenangkan dan menenangkan," ujar Dr Judd Moul, kepala bedah urologi dari Duke University Medical Center.



Simak Video "Seputar Saluran Kemih, Anyang-Anyangan dan Masturbasi oleh dr Akbari"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)
News Feed