Minggu, 01 Sep 2019 20:15 WIB

Jelang Senin, Ini 5 Alasan untuk Bercinta Agar Tak Stres

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Besok senin jangan stres, halau dengan bercinta! Foto: istock Besok senin jangan stres, halau dengan bercinta! Foto: istock
Jakarta - Menjelang hari Senin terkadang ada rasa stres yang tak terhindarkan. Bagi para pasangan suami-istri (pasutri), ini bisa jadi saatnya untuk bercinta agar tak lagi stres.

"Saya merasa banyak orang cenderung meremehkan dampak stres pada hidup mereka secara umum. Stres yang terlalu tinggi bisa membuat orang terkena tekanan darah tinggi dan mengubah otak kita sehingga bisa menjadi kecemasan, depresi, dan kecanduan," tutur Cay L Crow, terapis seks asal Texas, dikutip dari Men's Journal.

Salah satu cara untuk melawan stres yang paling baik adalah dengan bercinta. Namun yang perlu dicatat adalah seks dan stres merupakan satu siklus; di satu sisi bercinta memang bisa mengurangi stres, tapi di sisi lain kamu bisa saja terlalu stres dan jika melakukan seks malah semakin stres.

Dirangkum dari berbagai sumber, ada 5 alasan mengapa bercinta bisa lawan stres menjelang Senin:



1. Menggerakkan tubuh bisa menghilangkan stres dan jadi tenang

Hormon stres kortisol mengaktivasi respons kabur, lawan, atau bergeming. Kortisol sangat berguna apabila kamu sedang berada dalam situasi yang mengancam nyawa. Akan tetapi stres menjelang hari Senin karena takut akan deadline pekerjaan tidaklah mengancam nyawa.

Yang jadi masalah, otak kita tak bisa membedakan hal tersebut. Olahraga bisa membantu mengatur kadar kortisol dan saat kita menggerakkan badan dan melibatkan hal yang menyenangkan seperti bercinta, kita bisa melepaskan stres sekaligus secara simultan mengaktivasi pusat kenikmatan.

2. Sensasinya tuh....

Banyak yang bilang bahwa otak adalah organ seks terbesar, namun sebenarnya adalah kulit. Sebelum bercinta dengan suami atau istri, jangan lewatkan proses pemanasan alias foreplay.

Biarkan sensasinya bermain di kulit, mulai dari suhu (yang memanas), tekanan dan tekstur dari tubuh pasanganmu. Apapun yang bisa meningkatkan gairah seperti bau, rasa, pemandangan, suara dan sentuhan bisa memberantas rasa cemas. Tak mungkin ada yang bisa stres saat sedang mencapai klimaks, bukan?



3. Masturbasi pun tak masalah

Sedang ingin 'asyik sendiri'? Tak masalah! Dikutip dari Mind Body Green, masturbasi juga bisa menjadi salah satu cara untuk menyenangkan diri dan menjangkau sisi erotis diri kita.

Selain itu, bermasturbasi juga membuatmu lebih mengenal dirimu sendiri. Seperti bagian mana yang paling merangsang, bagian mana yang paling seksi, dan membantumu untuk mengungkapkannya pada pasanganmu nanti. Komunikasi adalah koentji!

4. Tak melulu stres bikin malas bercinta

Ada beberapa yang beranggapan stres justru malah meningkat saat bercinta, atau stres menghilangkan nafsu ataupun gairah. Gairah responsif cukup penting dalam hal ini, yakni suatu kondisi yang terjadi saat kamu sedang merasa aman dan seksi, lalu ingin 'menempel' pada pasangan.

Meski stres, biarkan dirimu menemukan gairah dan keintimannya dengan beberapa kegiatan. Berpelukan atau saling bertukar kata-kata cinta dengan pasangan juga bisa membantumu. Gairah yang menggebu-gebu akan muncul sendiri nantinya secara alamiah.

5. Seks 'selow' lebih manjur

Terkadang kita terlalu menuruti hawa nafsu untuk segera mencapai orgasme. Banyak pakar yang sepakat bahwa hal ini malah bisa membuatmu dan pasangan menjadi lebih stres dan tertekan, belum lagi jika kamu sudah stres sebelumnya. Bercinta secara perlahan dan santai, nikmati pengalamannya dan tiap jengkal tubuh pasanganmu, fokus pada kenikmatannya akan membantumu tak perlu lagi khawatir besok hari Senin.



Simak Video "Menurut Riset, Ini 10 Waktu Favorit untuk Bercinta"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/kna)