Jumat, 29 Nov 2019 22:01 WIB

Heboh Status 'Keperawanan', Kenali Jenis-jenis Selaput Dara

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ada berbagai jenis selaput dara (Foto: thinkstock) Ada berbagai jenis selaput dara (Foto: thinkstock)
Jakarta - Seorang atlet senam asal Kediri bikin gempar karena dipulangkan dari tim SEA Games 2019, kabarnya karena tidak perawan. Meski telah diluruskan bahwa ia dipulangkan terkait ketidakdisiplinan, pembahasan terkait status keperawanan dan selaput dara telanjur mencuat.

Selaput dara atau Hymen merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang sering dikaitkan keperawanan seseorang. Hymen ini adalah bagian dari jaringan yang dalam perkembangannya bisa menghambat sebagai bahkan keseluruhan jalan masuk menuju vagina.

Umum dan normalnya, selaput dara berbentuk seperti setengah bulan. Dengan bentuk seperti ini, memungkinkan darah menstruasi mengalir keluar dari vagina dengan mudah.

Dikutip dari Young Womens Health, berikut ini jenis-jenis selaput dara yang harus diketahui.



1. Selaput dara imperforata

Selaput dara imperforata adalah selaput tipis yang benar-benar menutupi lubang vagina. Dengan kondisi ini, darah haid tidak bisa mengalir keluar dari vagina. Keadaan ini biasanya menyebabkan darah berbalik lagi ke vagina, sehingga berkembang menjadi massa vagina dan menyebabkan sakit perut serta punggung.

Selain itu, beberapa wanita yang memiliki selaput dara jenis ini mungkin merasakan sakit saat buang air besar dan sulit untuk buang air kecil. Sebagai perawatannya, bisa dilakukan operasi kecil untuk mengangkat jaringan selaput dara ekstra. Setelah itu membuat lubang vagina yang berukuran normal yang memungkinkan darah menstruasi dapat mengalir keluar.

2. Selaput dara microperforate

Selaput dara ini adalah selaput tipis yang hampir menutupi sepenuhnya lubang vagina. Pada keadaan ini, darah haid masih bisa keluar, tapi pembukaannya sangat kecil. Wanita yang memiliki hymen seperti ini biasanya tidak bisa memasukkan tampon ke dalam vaginanya. Biasanya, ia pun tidak menyadari kalau memiliki lubang yang sangat kecil.

Sebagai bentuk perawatannya, bisa dilakukan pembedahan minor untuk mengangkat jaringan selaput dara tambahan. Ini bertujuan untuk membuat lubang berukuran normal, sehingga darah menstruasi bisa mengalir keluar dan bisa menggunakan tampon.

3. Selaput dara Septate

Jenis ini merupakan selaput dara tipis yang memiliki jaringan ekstra dan menyebabkan adanya dua lubang kecil di vagina, yang umumnya hanya satu. Wanita dengan keadaan ini biasanya mengalami kesulitan untuk mendapatkan tampon atau kesulitan dalam mengeluarkan tampon.

Perawatan yang tepat untuk selaput dara seperti ini adalah melakukan pembedahan minor. Ini dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan jaringan ekstra dan membuat lubang vagina berukuran normal.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)