Jumat, 13 Des 2019 21:00 WIB

Jarang Berhubungan Seks? Ini 4 Hal yang Bisa Terjadi pada Miss V

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Kata ahli soal beberapa mitos seks dan vagina. (Foto: iStock)
Jakarta - Seks bisa mengurangi stres, memudahkan tertidur, meningkatkan kesehatan jantung. Melihat deretan manfaatnya, apa yang bisa terjadi jika Anda berhenti melakukan seks sama sekali?

Ada banyak mitos yang beredar soal ini terkait vagina. Ada yang menyebut jarang berhubungan seks bisa membuat vagina kembali rapat, atau menjadi kering. Dikutip dari situs Health, Christine Greves, MD, dokter kandungan dari Orlando Health membeberkan faktanya, sebagai berikut:


1. Vagina tidak akan mengerut

Vagina kembali merapat, mengerut, atau bahkan menumbuhkan kembali selaput dara saat Anda 'puasa' dari berhubungan seks adalah sebuah mitos. Yang benar adalah meski Anda tidak sedang berhubungan seksual tubuh Anda sedang memproduksi estrogen dan progesteron. Kedua hormon tersebut menjaga dinding vagina tetap terbuka dan lentur, jelas Dr Greves.

Seperti losion, estrogen menjaga vagina tetap lembab dan kemampuannya untuk meregang selama seks. Meski memang ada kemungkinan bagi 'gerbang' vagina bisa mengecil, namun hal ini bisa terjadi saat menopause dan setelah penundaan seks yang sangat lama.

"Seiring waktu, wanita yang sedang dalam status menopause memiliki suplai estrogen yang sedikit bisa menyadari bahwa diameter vagina mereka menjadi lebih kecil apabila mereka tidak lagi berhubungan seksual. Tapi dalam pengalaman klinis saya, hal ini hanya terjadi setelah lima tahun atau lebih," ujar Dr Greves.

2. Vagina bisa mengering

Meski Anda tidak sedang terangsang, dinding vagina Anda tetap lembab dan kenyal. Namun menurut Dr Greves, apabila Anda sudah lama tidak berhubungan seks cukup lama, maka vagina akan bisa mengering. Walau bukan masalah namun hal ini tetaplah tidak membuat nyaman.

Apa solusinya? Kembali berhubungan seks dengan suami atau pertimbangkan melakukan masturbasi secara rutin, untuk menstimulasi kelembaban vagina.

3. Hasrat seks menghilang

Menurut Dr Greves, sangat mungkin bagi libido atau hasrat seksual Anda untuk menurun sedikit saat sedang puasa berhubungan seksual. Jika Anda jarang melakukannya, Anda mungkin tidak merasa sama seksualnya seperti saat Anda melakukannya secara rutin.

Hal ini bisa berdampak pada hasrat seksual. Akan tetapi ada kabar baik, saat Anda memutuskan untuk kembali Anda bisa merasa lebih seksi karena naiknya libido kembali.

4. Lama untuk dirangsang

"(Usai absen seks) butuh waktu cukup lama bagi vagina untuk bisa terlumasi dengan benar atau jaringan bisa sepenuhnya rileks," kata Dr Greves.

Saat Anda rutin melakukan seks, vagina secara otomatis menjadi mode rangsangan. Jika Anda menundanya cukup lama, membutuhkan banyak pemanasan sebelum bisa kembali lagi seperti semula.

Pertimbangkan untuk lebih perlahan dalam melakukannya, perbanyak foreplay saat Anda memulai hubungan seks kembali untuk membantu jaringan vagina kembali rileks dan memproduksi pelumas.



Simak Video "Seks Aman Saat Pandemi Corona Bersama dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)