Selasa, 17 Des 2019 23:00 WIB

7 Hal yang Membuat Ejakulasi Tak Sekuat Semburan Bisa Ular Kobra

Nurul Khotimah - detikHealth
Ilustrasi ejakulasi. Foto: iStock
Jakarta - Orgasme pada pria dewasa ditandai dengan ejakulasi. Beberapa dari mereka mendapati ejakulasi yang begitu kuat bagaikan semburan bisa ular kobra, tetapi ada yang hanya menetes begitu saja.

Ejakulasi yang lemah mengacu pada pengurangan jumlah semen yang seseorang ejakulasi atau pengurangan kekuatan ejakulasi. Ini terjadi ketika seseorang memiliki rangsangan seksual dan keinginan untuk ejakulasi tetapi mengurangi kekuatan dan jumlah semen yang akan dikeluarkan.


Dirangkum dari Medical News Today, berikut beberapa penyebab ejakulasi lemah.

1. Penuaan
Bertambahnya usia membuat ejakulasi pria dapat menurun dalam kekuatan dan volume. Dokter sering mengaitkan ini dengan kadar hormon seks pria yang lebih rendah.

2. Alkohol
Minum alkohol dapat mengurangi aliran darah ke penis dan menekan sistem saraf pusat. Efek ketukan ini akan berakibat berkurangnya gairah seksual. Oleh karenanya ejakulasi akan mudah melemah jika sering meminum alkohol.

3. Faktor psikologis
Semua faktor psikologis berikut dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk ejakulasi ketika mereka membandingkannya dengan bagaimana mereka melakukannya sebelumnya. Seperti merasa depresi, perubahan ketertarikan pada pasangan, atau karena trauma psikologis masa lalu.

4. Kerusakan saraf
Kerusakan saraf di sumsum tulang belakang, kandung kemih, atau daerah lain yang mempengaruhi ejakulasi dapat berdampak pada aliran semen.Terkadang, kerusakan saraf menyebabkan ejakulasi mundur. Kondisi ini adalah di mana sebagian atau semua ejakulasi kembali ke kandung kemih alih-alih keluar dari penis.

5. Faktor seksual
Faktor seksual juga dapat memengaruhi ejakulasi dan mengakibatkannya melemah. Faktor tersebut meliputi, posisi seseorang ketika melakukan hubungan seks, dan stimulasi seksual dalam waktu singkat dapat memengaruhi intensitas orgasme mereka.


6. Obat-obatan
Obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan ejakulasi lemah atau tertunda. Contohnya termasuk obat antidepresan, antipsikotik dan obat relaksan otot seperti heroin.

Seseorang yang khawatir bahwa obat mereka mungkin menyebabkan masalah ejakulasi harus berbicara dengan dokter mereka. Karena seseorang tidak boleh berhenti minum obat resep tanpa persetujuan dokter.

7. Pengobatan
Perawatan untuk membantu meringankan ejakulasi yang lemah tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Beberapa terapi potensial yang direkomendasikan dokter adalah latihan otot panggul dan latihan kegel.

Latihan-latihan ini membantu memperkuat otot-otot yang mengendalikan ejakulasi. Mereka mungkin sangat bermanfaat bagi siapa saja yang masalah ejakulasi adalah hasil dari penuaan alami.



Simak Video "Faktor Penyebab Munculnya Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19 di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)