Selasa, 14 Jan 2020 15:04 WIB

Agar Tak Kebablasan, Ini Tips Menjinakkan Ereksi yang Tak Diharapkan

Nurul Khotimah - detikHealth
Ereksi spontan tak selalu berhubungan dengan rangsang seksual (Foto: iStock) Ereksi spontan tak selalu berhubungan dengan rangsang seksual (Foto: iStock)
Jakarta - Baru-baru ini ramai kasus pria di Meksiko yang tak henti ereksi selama tiga hari. Dilaporkan oleh surat kabar La Republica, pria tersebut meminum obat perangsang khusus sapi jantan karena akan bercinta dengan wanita berusia 30 tahun.

Karena ulahnya meminum obat perangsang ini, ia dilarikan ke rumah sakit dan perlu dioperasi untuk menghentikan ereksinya. Ketika seseorang mengalami ereksi berkepanjangan, ini disebut priapism. Terjadi ketika darah dalam penis tidak mengalir dengan lancar. Priapisme dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat.

Selain itu, ereksi berkepanjangan juga dapat merusak penis dan dapat menyebabkan masalah permanen dalam ereksi. Jika ereksi tak kunjung henti lebih dari empat jam sebaiknya langsung datang ke rumah sakit agar mendapat penanganan tepat.



Selain dengan jalan operasi sebenarnya ereksi masih bisa dihentikan lho. Menurut laporan NHS, ereksi bisa saja dihentikan jika masih kurang dari empat jam. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghentikan ereksi. Berikut tipsnya:

- Olahraga ringan, seperti joging atau bersepeda
- Mandi air hangat, karena dapat memudahkan buang air kecil
- Minum paracetamol untuk menghilangkan rasa tidak nyaman.





Simak Video "Sering Onani? Hati-hati Jadi Penyakit!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)