Senin, 10 Feb 2020 21:00 WIB

Please! Jangan 'Botaki' Rambut Kemaluan Jika Tak Ingin Hal Ini Terjadi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Jangan botaki rambut kemaluan jika tak ingin hal ini terjadi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Mencukur bulu kemaluan memang bermanfaat untuk mengurangi kelembaban. Namun mencukurnya sampai habis justru bisa berbahaya bagi kesehatan lho!

Dikutip dari Verywell Health, terdapat sejumlah penelitian yang mengatakan bahwa mencukur bulu kemaluan sampai habis bisa meningkatkan risiko terkena penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS).


Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tata cara mencukur bulu kemaluan yang benar. Sehingga risiko terlukanya kulit di sekitar kemaluan pun bisa terjadi.

Kulit kemaluan yang terluka akan lebih mudah terinfeksi virus dan bakteri. Tentu ini akan menjadi berbahaya apabila sedang melakukan hubungan seks dengan pasangan.

Walaupun tujuan dari mencukur bulu kemaluan adalah untuk menjaga kebersihan. Ahli menyarankan untuk tidak mencukurnya sampai habis agar risiko penyakit infeksi menular tak terjadi.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)