Selasa, 31 Mar 2020 22:36 WIB

3 Risiko Mencukur Rambut Kemaluan dan Cara Mengatasinya

anja - detikHealth
razor, bar of sudsy soap on shiny wet gray surface. Mencukur rambut kemaluan ada risikonya kalau tidak hati-hati (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Tidak ada larangan mencukur habis rambut kemaluan. Meski begitu banyak orang suka mencukur rambut kemaluannya dengan alasan kenyamanan dan menyenangkan pasangan.

Dikutip dari Telegraph, sebuah penelitian mengatakan 60 persen wanita memiliki masalah ketika mencukur rambut kemaluannya.

Berikut 3 risiko yang bisa timbul saat mencukur rambut kemaluanya.

1. Dapat menyebabkan bisul

Mencukur rambut kemaluan bisa meningkatkan risiko terkena abses atau bisul. Ini terjadi akibat masuknya bakteri ke dalam folikel rambut. Solusinya, sering-sering bersihkan area kemaluan dengan sabun.

2. Rambut tumbuh ke dalam

Meskipun tidak berbahaya, rambut yang tumbuh ke dalam membuat tidak nyaman akibat mencukur rambut kemaluan. Sebisa mungkin jangan cukur terlalu pendek.

3. Meningkatkan risiko IMS

Sebuah studi mengatakan mencukur rambut kemaluan dapat meningkatkan risiko terkena infeksi menular seksual (IMS). Kondisi ini terjadi karena dapat memudahkan bakteri ke dalam membran kulit. Solusinya, hindari perilaku yang meningkatkan risiko infeksi menular seksual seperti bergonta-ganti pasangan.



Simak Video "Makan Gorengan Berlebihan Bisa Bikin Kulit Cepat Tua Lho!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)