Selasa, 18 Agu 2020 21:36 WIB

5 Ciri Kecanduan Seks, Pria-Wanita Sama-sama Bisa Mengalami

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Pria dan wanita sama-sama bisa kecanduan seks (Foto: iStock)
Jakarta -

Kecanduan seks bisa dialami pria maupun wanita. Batasnya mungkin tipis sehingga sering tidak disadari, hingga tahu-tahu kehidupan seks terganggu karenanya.

Ada banyak penyebab kecanduan seks, salah satunya kelebihan hormon oksitosin atau dikenal sebagai hormon cinta. Setidaknya ini dibuktikan dalam sebuah riset di Swedia.

Meski tidak selalu sama pada tiap orang, ada beberapa ciri atau pertanda yang bisa dikenali ketika seseorang mengalami kecanduan seks. Berikut di antaranya.

1. Fantasi seksual yang berlebihan

Menurut Mayo Clinic, seseorang yang memiliki fantasi atau dorongan perilaku seksual secara berlebihan dan intens bisa menjadi pertanda mengalami kecanduan seks.

Bahkan perilaku ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menyebabkan penurunan produktivitas, kinerja terganggu, dan sebagainya.

2. Terlalu sering masturbasi

Sebenarnya tidak ada batasan pasti berapa banyak seseorang normalnya melakukan masturbasi. Namun, jika dilakukan secara berlebihan dan mengganggu aktivitas sosial, sebaiknya kamu perlu berhati-hati.

3. Menyukai seks yang berisiko

Tanda-tanda selanjutnya adalah kebiasaan melakukan seks berisiko, seperti bercinta di luar nikah, seks tanpa pelindung, dan menghabiskan banyak uang untuk menonton film porno.

Tak hanya itu, beberapa pecandu seks juga mungkin terlibat dalam aktivitas seksual ilegal. Misalnya, eksibisionisme.

4. Masalah hubungan

Banyak pecandu seks mengalami kesulitan dalam membangun atau mempertahankan hubungan yang sehat. Selain itu, mereka juga cenderung memiliki banyak teman kencan, termasuk dengan orang yang tidak dikenalnya.

5. Seks sebagai pelarian masalah

Banyak pecandu seks menggunakan seks untuk menghindari masalah lain, seperti kesepian, depresi, kecemasan, dan stres.



Simak Video "55% Orang Tak Patuh Protokol Kesehatan karena Tak Ada Sanksi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)