Rabu, 19 Agu 2020 19:31 WIB

Frekuensi Ejakulasi yang Disarankan Bagi Pria untuk Cegah Kanker Prostat

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
ilustrasi ereksi Frekuensi ejakulasi yang disarankan bagi pria untuk cegah kanker prostat. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Kanker prostat merupakan salah satu penyakit tak menular yang bisa menyebabkan kematian pada pria. Setiap tahun di Inggris, sekitar 47.000 pria terkena penyakit ini dan 11.500 di antaranya meninggal dunia.

Kanker prostat sebetulnya dapat dicegah dengan melakukan olahraga, diet seimbang, dan pemeriksaan organ intim secara rutin. Dikutip Sciencepost.uk, studi di Amerika mengatakan rutin ejakulasi juga dapat mencegah pria terkena kanker prostat.

Para peneliti di University of Public Health, Boston, mengetahuinya setelah melakukan survei pada 32.000 pria tentang kebiasaan seksual mereka, termasuk frekuensi ejakulasi.

"Kami menemukan bahwa pria yang melaporkan frekuensi ejakulasi lebih tinggi dibandingkan dengan frekuensi ejakulasi yang lebih rendah lebih kecil kemungkinannya untuk didiagnosis dengan kanker prostat," jelas pemimpin penelitian, Jennifer Rider.

Namun, sebuah studi tahun 2009 dikutip dari Medical News Today melaporkan pria berusia 20 dan 30 yang ejakulasi setiap hari justru memiliki peningkatan risiko terkena kanker prostat. Oleh karena itu, tidak disarankan pria melakukan ejakulasi setiap hari.

Lalu, berapa frekuensi yang normal untuk berejakulasi?

Para peneliti menyarankan frekuensi normal pria berejakulasi adalah 21 kali dalam sebulan. Frekuensi tersebut dapat mengurangi risiko kanker prostat hingga 33 persen. Agar hasil pencegahan maksimal harus diimbangi dengan pola hidup sehat seperti berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)