Jumat, 04 Sep 2020 20:45 WIB

5 Penyebab Gatal pada Miss V, Salah Satunya Alergi

Elsa Himawan - detikHealth
Healthy drink from turmeric and ginger roots and lime in small bottles on grey concrete background with copyspace. Jamu - popular Indonesian traditional drink on Bali. Immunity boosting, detox, diet. Gatal pada Miss V bisa dipicu banyak faktor (Foto: Getty Images/iStockphoto/rostovtsevayulia)
Jakarta -

Gatal-gatal di area vagina kerap kali dikeluhkan perempuan. Ada banyak penyebabnya dan menggaruk bukanlah solusi yang bijak karena bisa merusak kulit dan menyebabkan luka.

Anda perlu mencari tahu penyebabnya supaya bisa segera diatasi. Jika dibiarkan, rasa gatal di vagina bisa saja memicu iritasi yang ditandai dengan rasa perih.

Dikutip dari MSNcom, berikut ini beberapa penyebab vagina terasa gatal:

1. Kandidiasis vagina

Penyebab paling umum dari vagina gatal adalah kandidiasis atau sariawan pada vagina. Kondisi ini disebabkan karena adanya infeksi jamur. Infeksi ini memicu keputihan dan akhirnya membuat vagina menjadi gatal.

2. Menyusui

Menyusui dapat menyebabkan mukosa vagina menjadi rentan kering dan iritasi. Oleh sebab itu, Anda bisa menggunakan pelumas untuk mengurangi kekeringan di area vagina.

3. Alergi

Menggunakan sabun mandi dapat menjadi akar penyebab vagina terasa gatal. Hal ini dikarenakan adanya alergi pada kulit vagina. Tak hanya itu, produk deterjen untuk mencuci celana dalam juga bisa membuat vagina terasa gatal.

4. Kurang menjaga kebersihan

Kurang menjaga kebersihan dapat membuat gatal area vulva dan vagina. Misalnya, Anda tengah melakukan aktivitas berat, sehingga tubuh menjadi berkeringat. Area vagina yang menjadi lembab dan akhirnya terasa gatal.

5. Menopause

Kekurangan estrogen setelah menopause dapat membuat mukosa vagina dan kulit vulva lebih rentan mengalami iritasi. Gunakan krim pelembab untuk membantu melumaskan vagina.



Simak Video "Cara Hilangkan Gatal Akibat Gigitan Nyamuk Pakai Kulit Petai"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)