Jumat, 11 Sep 2020 22:07 WIB

5 Realitas Seks Sehari-hari yang Tak Pernah Muncul di Film Dewasa

Elsa Himawan - detikHealth
Fashion portrait of young beautiful female model Glamour women with long black hair and sexy hairstyle Film dewasa penuh rekayasa, tidak sesuai dengan realita (Foto: iStock)
Jakarta -

Film dewasa alias porno sudah pasti menjual fantasi, bukan kenyataan sehari-hari. Namun faktanya, banyak orang terpengaruh dan dalam kesehariannya sulit melepaskan diri dari fantasi tersebut.

Menuntut pasangan untuk memberikan performa seperti di film dewasa jelas tidak realistis. Ada banyak hal yang pastinya penuh rekayasa, dan dalam kehidupan nyata mustahil bisa terjadi.

Menurut laman spunout.ie, berikut perbedaan seks di film erotis dan dunia nyata:

1. Consent atau Persetujuan

Persetujuan untuk melakukan hubungan seks, jarang sekali muncul dalam film. Seakan-akan semua orang selalu siap untuk melakukan seks. Pada kenyataannya, semua orang yang melakukan hubungan seks, pastinya harus ada ajakan dan persetujuan dari kedua belah pihak. Jika salah satu sedang letih atau tidak mood, ya tentu saja tidak boleh memaksakan kehendak.

2. Ereksi non stop

Dalam film erotis, seks biasanya digambarkan dengan ereksi yang keras dan bertahan lama. Padahal dalam dunia nyata, pria kadang mengalami masalah ereksi dan ejakulasi dini.

3. Pemakaian kondom

Dalam film erotis, seringkali digambarkan pria yang melakukan seks, sama sekali tidak memakai kondom atau pengaman saat melakukan penetrasi. Padahal dalam dunia nyata, penggunaan kondom sangat penting untuk mencegah kehamilan dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

4. Bentuk tubuh

Pemain dalam film erotis selalu digambarkan memiliki lekuk tubuh yang indah. Padahal dalam dunia nyata, tak semua orang memiliki bentuk tubuh demikian. Oleh karena itu, cobalah untuk percaya diri dan berhenti membandingkan tubuh dengan orang lain.

5. Suara desahan

Dalam film erotis, suara desahan seringkali terdengar keras, seakan-akan si pemain sangat menikmatinya. Padahal dalam dunia nyata, tidak mendesah dengan keras, bukan berarti tidak menikmati sesi bercinta. Bahkan, desahan keras sebenarnya bisa saja menandakan seseorang sedang berakting dan pura-pura orgasme.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)