Kamis, 22 Okt 2020 22:10 WIB

3 Penyebab Miss V Terasa Mengendur

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
ilustrasi vagina Miss V kehilangan elastisitas seiring bertambahnya usia (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Organ intim kewanitaan kehilangan elastisitas karena banyak faktor. Selain karena usia, berbagai proses alamiah seperti melahirkan juga bisa menyebabkan Miss V terasa mengendur.

Memang, Miss V yang mengendur tidak serta merta mengganggu fungsinya sebagai organ reproduksi. Namun terkadang, hal itu mengganggu rasa percaya diri.

Dikutip dari Medical News Today, ada 3 faktor yang menyebabkan vagina menjadi kendur:

1. Melahirkan

Tubuh wanita mengalami banyak perubahan selama kehamilan dan setelah melahirkan secara normal. Salah satu perubahan yaitu vagina menjadi longgar.

Selama persalinan, otot-otot vagina mendapatkan tekanan karena mengeluarkan bayi. Sehingga setelah melahirkan, otot-otot vagina kemungkinan tidak akan terasa sama seperti sebelumnya.

Kerusakan kulit, jaringan, atau otot saat melahirkan juga dapat menyebabkan perubahan pada vulva dan vagina. Kondisi ini bisa membuat vagina menjadi terasa lebih longgar.

2. Seks

Ketika wanita orgasme, otot-otot vagina akan mengendur. Otot-otot akan rileks secara perlahan dan vagina menjadi elastis sehingga saat terjadi penetrasi, vagina akan terbuka. Namun, vagina akan menutup dan kembali ke bentuk semula.

3. Usia

Tubuh akan berubah seiring bertambahnya usia. Kulit dan otot secara perlahan menjadi kurang kencang dan kuat. Perubahan ini juga terjadi pada vagina sehingga mulai terasa lebih longgar.

Selama menopause, kadar hormon estrogen pun menurun. Hal ini menyebabkan lapisan vagina menjadi lebih tipis, kering, dan kurang elastis dan bisa menimbulkan ketidaknyamanan saat berhubungan seks karena berkurangnya pelumas alami.



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)