Selasa, 27 Okt 2020 19:30 WIB

Mr P Sulit 'Tegang', Studi Sebut 52 Persen Pria Alami Disfungsi Ereksi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Man taking a picture of his penis with a smart-phone. A so-called dick pic Sebuah studi menyebut, 52 persen pria alami disfungsi ereksi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Disfungsi ereksi atau impotensi adalah mimpi buruk bagi para pria. Bagaimana tidak, ketika pria mengalami disfungsi ereksi, aktivitas seksualnya akan jadi terganggu.

Menurut sebuah studi di Eropa, sebanyak 52 persen pria berusia 40-70 tahun mengalami disfungsi ereksi.

"Ditelusuri lebih lanjut, dari 50 persen pria ini, mereka tidak mengetahui atau mungkin pengertiannya salah mengenai impotensi pria ini," ucap dokter spesialis urologi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Widi Atmoko, SpU(K), dalam sebuah webinar, Selasa (27/10/2020).

Apa itu disfungsi ereksi?

dr Widi menjelaskan, disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan pria dalam mencapai atau mempertahankan ereksi dengan baik untuk melakukan hubungan seksual.

"Ada dua hal, mencapai dan mempertahankan. Jadi kalau pasien sudah bisa ereksi, tapi dia tidak bisa mempertahankan ereksi yang lama, artinya pria tersebut sudah masuk dalam golongan disfungsi ereksi," jelasnya.

Apa faktor risiko disfungsi ereksi?

Menurut dr Widi, ada beberapa faktor risiko yang bisa menjadi pemicu pria mengalami disfungsi ereksi. Di antaranya sebagai berikut.

  • Obesitas
  • Merokok
  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Kolesterol
  • Kurang aktivitas fisik
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah.

Bagaimana mencegah disfungsi ereksi?

dr Widi mengatakan, disfungsi ereksi sangat berkaitan dengan gaya hidup. Maka dari itu, jika ingin terhindar dari risiko disfungsi ereksi, sebaiknya terapkan gaya hidup yang sehat.

"Gaya hidup yang aktif, sering berolahraga, dan pola makan sehat itu sangat membantu untuk menjaga fungsi ereksi," sarannya.



Simak Video "Tahukah Kamu Laki-laki Juga Punya Masa Subur?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)