Selasa, 03 Nov 2020 22:10 WIB

Kondom Ganggu Kenikmatan Bercinta? Ini 4 Tips Agar Terasa Lebih Nyaman

Thalitha Yuristiana - detikHealth
Collection of colorful condomsSelective focus; shallow DOF Kondom mengganggu kenyamanan bercinta hanyalah mitos (Foto: istock)
Jakarta -

Berhubungan seks tanpa pelindung berisiko memicu kehamilan yang tidak direncanakan maupun penularan infeksi seksual. Jika ada risiko untuk mengalami hal tersebut, kondom bisa menjadi pilihan.

Kondom merupakan alat kontrasepsi sekaligus proteksi yang umumnya terbuat dari lateks. Pemilihan dan pemakaian kondom yang salah membuat seks menjadi tidak nyaman.

Dikutip dari WebMD, berikut tips memakai kondom agar seks tetap nyaman, aman dan tidak mengurangi kenikmatan seks.

1. Gunakan kondom berbahan lateks

Jenis kondom berdasarkan bahannya dibedakan menjadi kondom berbahan lateks dan bahan sintetis. Untuk mempertahankan kenikmatan melakukan dianjurkan untuk memilih jenis kondom dari bahan lateks. Lateks merupakan bahan yang lebih elastis sehingga membuat seks menjadi lebih nyaman dan aman karena risiko robeknya kondom dapat diminimalisir.

2. Cek tanggal kedaluarsa

Pastikan bahwa kondom yang Anda pakai tidak kadaluarsa dan masih baru. Hal tersebut untuk menghindari kondom yang bekas dan berlubang yang berbahaya bagi kesehatan penis. Selain itu, pastikan bahwa kondom yang digunakan memang berkualitas.

3. Pasang kondom dengan benar

Ikuti anjuran yang tertera ketika membuka kemasan kondom. Setelah dibuka, ambil kondom secara perlahan dari bungkus kemasan. Jepit ujung kondom yang terdapat pada bagian tengah jari untuk mencegah udara masuk. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah robeknya kondom saat digunakan.

Setelah itu, tempatkan kondom di atas kepala penis dan pastikan penis telah ereksi saat memakai kondom. Pasangkan kondom dengan membuka gulungan ke arah batang penis, sesuaikan hingga menutupi seluruh bagian penis.

Tak hanya itu, pemilihan kondom juga harus disesuaikan dengan penis Anda ketika ereksi. Pemakaian kondom sebelum ereksi membuat penis tidak nyaman.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]