Senin, 07 Des 2020 18:30 WIB

Kaitan Golongan Darah dan Disfungsi Ereksi, Ini yang Minim-Tinggi Risiko

Kanya Anindita - detikHealth
ilustrasi ereksi Pria yang paling rentan hingga minim risiko terkena disfungsi ereksi. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Darah merupakan salah satu komponen penting dalam hubungan seks, khususnya soal ereksi. Jika aliran darah kurang lancar, tentu akan sulit bagi pria untuk ereksi.

Sebuah studi menemukan bahwa pria dengan golongan darah O dapat memengaruhi tingkat ereksi dan kecil kemungkinan terkena disfungsi ereksi dibandingkan mereka dengan golongan darah tipe A, tipe B, atau tipe AB. Mengapa begitu?

Pria bergolongan darah A dan B memiliki kemungkinan sekitar 4 kali lebih besar untuk mengidap disfungsi ereksi, sedangkan pria dengan golongan darah AB memiliki risiko hampir 5 kali lipat.

Dikutip dari Men's Health, sejumlah ahli mengungkapkan bahwa beberapa golongan darah yang berhubungan dengan disfungsi ereksi, terutama AB lebih mudah terserang penyakit dibandingkan mereka dengan golongan darah O. Penyakit tersebut berupa serangan jantung, peningkatan kolesterol, serta pembekuan darah.

Golongan darah A dan B dikatakan memiliki jumlah adhesi yang tinggi dalam darah mereka, sehingga menyebabkan risiko penumpukan plak di arteri. Hal ini dapat memengaruhi ereksi karena arteri di penis lebih sempit dibandingkan anggota tubuh lainnya dan berujung pada disfungsi ereksi.

Penelitian juga menyimpulkan bahwa disfungsi ereksi biasanya muncul tiga tahun sebelum penyakit jantung menyerang. Penyebabnya adalah arteri di penis jauh lebih kecil dibandingkan arteri di sekitar jantung, sehingga terjadi penumpukan terlebih dahulu.



Simak Video "Golongan Darah A Paling Berisiko Terinfeksi Parah Sars-CoV-2"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)