Senin, 18 Jan 2021 20:37 WIB

7 Tips Aman Bagi Pasutri yang Baru Pertama Kali Bercinta

Farah Nabila - detikHealth
Front view of happy young couple in pajamas decided to have fun by playing under red blanket during long days of quarantine at home. Tips malam pertama (Foto: Getty Images/iStockphoto/fotostorm)
Jakarta -

Bagi setiap pasangan yang baru saja menikah, 'malam pertama' menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu. Biasanya 'malam pertama' identik dengan hubungan seksual.

Namun, beberapa pasangan mengeluhkan rasa nyeri saat berhubungan intim untuk pertama kalinya. Untungnya, ada strategi tertentu yang bisa membantu meringankan rasa sakit saat berhubungan seksual.

Dikutip dari Medical News Today, berikut beberapa tips mengurangi rasa sakit saat berhubungan seks di 'malam pertama'.

1. Lakukan secara perlahan

Langkah yang lebih lambat memungkinkan tubuh menyesuaikan dengan sensasi bercinta. Ini dapat membuat pasangan lebih mudah untuk berkomunikasi tentang apa yang nyaman dan tidak.

2. Menggunakan pelumas

Meskipun seseorang sudah merasakan sangat terangsang, ia tidak menghasilkan pelumas alami, terutama jika hubungan seks berlangsung lama. Sebab anus tidak menghasilkan pelumas sendiri.

Orang yang melakukan seks anal akan membutuhkan lebih banyak pelumas.

3. Mencoba berbagai posisi

Terkadang, sudut penetrasi menyebabkan rasa sakit. Hal ini seperti mendorong leher rahim atau kulit sensitif yang iritasi.

4. Berbicara tentang kenyamanan

Kedua pasangan harus sepenuhnya menyetujui setiap aktivitas dan setuju bahwa seks berhenti jika ada yang merasa sakit atau tidak ingin melanjutkan. Hal ini perlu dilakukan agar kedua pihak dapat menikmati pengalaman bercinta.

5. Melakukan banyak foreplay

Pemanasan atau foreplay dapat membantu mengendurkan otot, dan menghasilkan lebih banyak pelumasan vagina. Ini dapat membuat seks terasa lebih nyaman.

6. Mengatasi nyeri kronis atau gejala lainnya

Infeksi jamur, Infeksi Menular Seksual (IMS), dan luka pada alat kelamin dapat membuat seks menjadi sangat menyakitkan. Orang yang mengalami rasa sakit, terbakar, atau gatal harus menemui dokter sebelum mencoba berhubungan seks.

7. Memahami anatomi dasar

Banyak orang berfokus pada penetrasi melalui vagina, tetapi penelitian secara konsisten menemukan bahwa klitoris seringkali menjadi pusat kenikmatan seksual. Dalam sebuah studi tahun 2017 yang melibatkan survei terhadap lebih dari 1.000 wanita, hanya 18,4 persen responden yang mengatakan bahwa hubungan vagina saja sudah cukup bagi mereka untuk orgasme.

Lebih dari sepertiga dari survey tersebut melaporkan bahwa stimulasi klitoris diperlukan.



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)