Rabu, 20 Jan 2021 05:00 WIB

3 Alasan Seks Lebih Menantang Jika Dilakukan di Pagi Hari

Kanya Anindita - detikHealth
Front view of happy young couple in pajamas decided to have fun by playing under red blanket during long days of quarantine at home. Alasan morning sex lebih menantang (Foto: Getty Images/iStockphoto/fotostorm)
Jakarta -

Tidak ada waktu terbaik untuk berhubungan seks bagi pasutri. Namun, ada beberapa alasan yang menjadi penyebab morning sex dianggap lebih baik dari pada seks di malam hari.

Secara fisiologis, lebih baik berhubungan seks di pagi hari karena tubuh mengalami peningkatan dua hormon yang memengaruhi hasrat seksual, yaitu testosteron dan estrogen. Itu berarti suasana hati Anda lebih bagus di pagi hari sehingga bercinta terasa lebih memuaskan.

Dikutip dari Mindbodygreen, berikut alasan mengapa morning sex lebih baik dibandingkan night sex:

1. Hormon lebih meningkat di pagi hari

Kadar testosteron pada pria cenderung paling tinggi di pagi hari dan paling rendah di malam hari. Peningkatan kadar testosteron di pagi hari dapat meningkatkan libido, meningkatkan gairah, dan ereksi yang lebih baik pada pria.

Selain itu, hormon estrogen pada wanita juga lebih tinggi di pagi hari. Peningkatan aliran darah ke vagina juga membuat wanita lebih berhasrat untuk melakukan morning sex dibandingkan night sex.

2. Lebih memiliki banyak energi

Salah satu faktor morning sex lebih baik dibandingkan night seks adalah tubuh lebih banyak memiliki energi di pagi hari. Berhubungan seks di pagi hari membuat Anda lebih fokus pada pasangan agar mencapai klimaks.

Sebagian orang merasa kurang puas untuk berhubungan seks di malam hari. Alasannya karena tubuh mereka sudah lelah akibat aktivitas seharian sehingga mereka kurang fokus saat sedang bercinta.

3. Mengurangi kadar stres

Setelah tidur yang cukup, tubuh menjadi lebih rileks sehingga lebih bersemangat untuk melakukan morning sex. Berhubungan seks di pagi hari dapat meningkatkan suasana hati sehingga mengurangi kadar stres yang baik untuk kesehatan tubuh.



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)