Jumat, 26 Feb 2021 19:37 WIB

Apakah Masturbasi Bisa Picu Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasan Ahli

Firdaus Anwar - detikHealth
Man taking a picture of his penis with a smart-phone. A so-called dick pic Disfungsi ereksi (Foto: iStock)
Jakarta -

Masturbasi menjadi salah satu topik seksual yang kerap dianggap tabu untuk dibicarakan. Dampaknya di tengah masyarakat kerap beredar berbagai mitos atau kabar miring terkait kebiasaan masturbasi.

Salah satu contohnya adalah anggapan bahwa masturbasi disebut-sebut bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Benarkah hal tersebut?

Dikutip dari Medical News Today, terapis seks Janet Brito dari University of Minnesota menjelaskan bahwa masturbasi tidak berkaitan langsung dengan disfungsi ereksi. Menurut studi yang dipublikasi di jurnal Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine tahun 2011, masturbasi dilakukan oleh sekitar 74 persen responden pria dan 48,1 responden wanita.

"Masturbasi adalah hal alami dan tidak mempengaruhi kualitas atau frekuensi dari ereksi," tulis Medical News Today seperti dikutip pada Jumat (26/2/2021).

"Seorang pria mungkin saja tidak bisa langsung ereksi usai masturbasi. Ini dinamakan periode jendela dan tidak sama dengan disfungsi ereksi. Periode jendela merujuk pada waktu yang dibutuhkan bagi seorang pria untuk bisa kembali ereksi usai ejakulasi," lanjut artikel.

Menurut studi yang dilakukan peneliti dari Cleveland Clinic usia jadi faktor utama disfungsi ereksi, bukan masturbasi. Risiko disfungsi ereksi disebut meningkat bagi pria di atas usia 40 tahun.

Faktor risiko lain yang bisa jadi pemicu disfungsi ereksi, di antaranya adalah diabetes, obesitas, penyakit kardiovaskular, penyakit saluran kemih, dan konsumsi alkohol serta merokok.

Sementara pada pria berusia dewasa, masalah disfungsi ereksi biasanya lebih disebabkan karena faktor psikologis atau emosi.



Simak Video "Aman Nggak Kalau Masturbasi Keseringan?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)