Senin, 05 Apr 2021 06:22 WIB

Ini yang Dialami Tubuh Saat Mencapai Klimaks Bercinta

Tim detikHealth - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Orgasme atau klimaks bercinta merupakan momen yang selalu dinantikan saat berhubungan seks. Sebenarnya apa yang terjadi saat orgasme sehingga rasanya bikin melayang-layang?

Pada wanita, orgasme ditandai dengan jantung yang bedetak lebih kencang dan napas lebih cepat. Berbagai otot tubuh mengencang, termasuk di payudara.

Beberapa bagian tubuh akan berubah warna menjadi agak kemerahan, menandakan adanya peningkatan aliran darah di bagian tersebut. Di antaranya area wajah, leher, dan dada.

Lebih detail, berikut beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh.

1. Perubahan hormonal

Terapis psikoseksual Ellie Birtley mengatakan, tubuh memberikan respons hormonal ketika mendapat rangsang seksual. Respons ini terutama melibatkan esterogen, progesteron, dan testosteron.

"Segera setelah orgasme, otak wanita akan dipengaruhi oleh lonjakan dopamin. Efeknya, akan muncul rasa bahagia," ujat Birtley, dikutip dari Women's Health Mag.

2. Aliran darah meningkat

Sekurangnya ada 15.000 saraf di area panggul yang sensitif terhadap sensasi seksual. Saraf-saraf ini aktif ketika orgasme seiring terjadinya peningkatan aliran darah di area tersebut.

"Ciri khas dari fase ini adalah peningkatan aliran darah ke organ genital, mengakibatkan adanya pembengkakan dan lubrikasi pada vagina," imbuh Birtley.

Kontraksi otot yang lebih intens juga menandai terjadinya orgasme.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)