Kamis, 08 Apr 2021 21:59 WIB

Penyintas COVID-19 Sulit Ereksi? Ini Saran Dokter Urologi

Firdaus Anwar - detikHealth
yellow banana and the hand in the white background Ilustrasi Mr P (Foto: iStock)
Jakarta -

Masalah pandemi COVID-19 ternyata dapat berdampak terhadap kemampuan ereksi pria. Berbagai masalah, mulai dari risiko inflamasi akibat infeksi virus hingga stres karena pandemi, disebut ahli secara teori memungkinkan membuat seorang pria mengalami disfungsi ereksi.

"Kesannya sih ada. Ada hubungannya. Jadi pandemi COVID dengan tingkat kejadian atau keluhan disfungsi ereksi itu ada," kata dr Dyandra Parikesit, BMedSc, SpU, dari RS Universitas Indonesia (RSUI) dalam konferensi pers daring pada Kamis (8/4/2021).

Bila seorang pria penyintas COVID-19 mengalami masalah disfungsi ereksi, dr Dyandra menyarankan berusaha mengidentifikasi masalahnya. Sebagai contoh bila kesulitan ereksi dipicu karena kondisi tubuh yang kurang bugar, maka sebaiknya mulai rutin olahraga.

Sementara bila disfungsi ereksi dipicu oleh gangguan kesehatan mental, maka sebisa mungkin kelola stres dengan baik.

"Kalau pasien dengan riwayat COVID misalkan melakukan olahraga, berjemur matahari, dan lan-lain agar aliran pembuluh darahnya itu membaik," kata dr Dyandra.

"Terakhir menurunkan stres. Ini memang sesuatu yang lebih gampang disebut dibanding dilakukan... Untuk diaplikasikan di kehidupan sehari-hari tidak mudah karena masing-masing orang punya threshold sendiri. Ada yang bisa menangani sendiri, ataupun kalau membutuhkan bantuan lebih baik dikerjakan profesional," pungkasnya.



Simak Video "Sering Onani? Hati-hati Jadi Penyakit!"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)