Kamis, 08 Apr 2021 21:03 WIB

Sunat Model 'Jengger Ayam' Bisa Dongkrak Kepuasan Seks? Ini Kata dr Boyke

Ardela Nabila - detikHealth
Close-up character portrait of red rooster. Colour, horizontal with a dark  background. Sunat model jengger ayam sempat ngetren (Foto: iStock)
Jakarta -

Salah satu mitos yang beredar adalah bentuk Mr P dapat mempengaruhi kepuasan seksual saat bercinta. Tak heran, ada tren sunat dengan model aneh-aneh, salah satunya model 'jengger ayam'.

Sirkumsisi sendiri atau yang sering disebut dengan sunat merupakan operasi pengangkatan sebagian atau seluruh kulup penis. Di Indonesia, sunat biasanya dilakukan pada anak berusia 5-12 tahun meski ada banyak yang melakukannya saat dewasa.

Ada banyak alasan melakukan sunat di usia dewasa, mulai dari keyakinan hingga sekadar menjaga kebersihan. Yang unik, ada yang sunat untuk meningkatkan performa seksual, dengan model yang 'custom' alias sesuai pesanan. Macam-macam modelnya, ada yang bentuk jengger ayam, 'shock breaker', hingga bentuk bunga.

Pakar seks dr H Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, mengingatkan, melakukan hal-hal yang tidak biasa pada area genital justru bisa berbahaya, terutama pada saat berhubungan seksual. Salah satunya dapat menimbulkan infeksi yang bisa menyebabkan keputihan pada wanita.

"Kalau secara seksologi, kita harus tahu, bahwa yang namanya titik peka rangsang pada wanita itu ada di sepertiga bagian atas vagina, termasuk G-spot. Nah, penggunaan bahan-bahan tambahan (custom), daging berlebih, itu secara medis justru akan membuat luka pada daerah vagina," ujar dr Boyke dalam webinar sunat dewasa, Kamis (8/4/2021).

"Jadi, itu (custom) tidak akan menambah kepuasan seksual. Tetapi justru menimbulkan penyakit. Itu harus diperhatikan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Prof Dr dr Andi Asadul Islam, SpBS(K) menambahkan bahwa model sunat 'custom' seperti jengger ayam tersebut juga bisa membahayakan laki-laki dan perempuan saat berhubungan intim. Sehingga ia menghimbau untuk tidak melakukan hal yang tidak dianjurkan oleh dokter.

"Itu kalau diminta yang bersangkutan (custom) sih ya dokternya bisa membuat yang seperti itu. Tapi saya sendiri tidak melakukannya. Terus terang itu berbahaya, untuk laki-lakinya dan perempuannya. Mohon jangan melakukannya, yang biasa-biasa aja," tambah Prof Andi.



Simak Video "Dua Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menjalankan Kebiri Kimia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)