Jumat, 09 Apr 2021 19:33 WIB

5 Manfaat Sering Orgasme yang Tak Disangka-sangka

Ardela Nabila - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background 5 manfaat orgasme. (Foto: iStock)
Jakarta -

Saat bercinta, mencapai klimaks dan orgasme merupakan hal penting untuk merasakan kenikmatan seksual. Tak hanya dapat membuat puas, orgasme ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan.

Pasalnya, saat orgasme tubuh akan melepaskan hormon oksitosin yang memiliki banyak manfaat. Menurut studi yang diterbitkan di Indian Journal of Endocrinology and Metabolism, oksitosin berperan untuk meningkatkan fungsi fisiologis dan patologis.

Dikutip dari laman Mind Body Green, berikut 5 manfaat rutin orgasme bagi kesehatan tubuh.

Kulit glowing

Usai bercinta, kamu mungkin sering kali merasa kulit menjadi lebih bercahaya. Ternyata, hal tersebut bukan imajinasi atau hanya sekadar sugesti, lho. Orgasme dapat melepaskan oksitosin yang mengurangi kortisol. Di sisi lain, kortisol merupakan hormon yang dapat meningkatkan produksi minyak yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.

Meningkatkan siklus menstruasi

Sejumlah studi menunjukkan bahwa wanita yang aktif secara seksual dilaporkan memiliki siklus menstruasi yang lebih teratur. Sebaliknya, seseorang yang tidak aktif secara seksual diketahui memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek.

Meningkatkan sistem imunitas

Rutin berhubungan intim dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Sebab, saat seseorang berhubungan seks dan mencapai orgasme, mereka akan melepaskan hormon penyebab stres. Stres sendiri merupakan penyebab umum yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Meningkatkan kualitas tidur

Manfaat lain yang mungkin sering kamu dan pasangan sadari setelah melakukan hubungan intim adalah lebih mudah tertidur. Hal ini disebabkan oleh orgasme yang melepaskan hormon oksitosin. Saat oksitosin dilepaskan, maka tingkat kortisol akan menurun, sehingga kamu menjadi lebih mudah tertidur. Selain itu, orgasme juga melepaskan vasopresin yang dapat membantu melepaskan hormon melatonin.

Menunda penuaan dini

Hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) merupakan hormon yang dapat meningkatkan kekuatan otot, kepadatan tulang, lemak tubuh, kepuasan seksual, dan kebugaran. Namun, hormon ini akan menurun saat seseorang memasuki usia 20 tahun. Akan tetapi, kabar baiknya adalah orgasme dapat membantu meningkatkan kadar hormon ini, lho.



Simak Video "Rayakan Lebaran dengan Aman di Zona Merah dan Oranye Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)