Kamis, 13 Mei 2021 19:00 WIB

Wanita 'Berbulu' Tandanya Nafsuan? Begini Faktanya

Ayunda Septiani - detikHealth
Fashion portrait of young elegant woman in bed Wanita 'berbulu' tanda memiliki gairah seks yang tinggi? Begini penjelasannya. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Salah satu hal yang masih jadi bahan pembicaraan di masyarakat mengenai seks adalah wanita dengan rambut yang tebal di sekujur tubuhnya dianggap memiliki libido atau gairah seksual yang tinggi, dibandingkan dengan wanita lainnya.

Hal ini menyebabkan anggapan wanita yang memiliki rambut tebal seperti kumis tipis atau rambut di tangan dan kaki, dianggap sebagai wanita hiperseksual. Benar nggak sih seperti itu?

Dikutip dari laman WebMD, istilah medis untuk menamakan kondisi ini adalah hirsutisme. Faktor penyebabnya yaitu faktor genetik atau keturunan, peningkatan hormon testosteron, konsumsi obat-obatan, dan kondisi kesehatan lainnya.

Umumnya, rambut tebal pada wanita diakibatkan oleh peningkatan hormon testosteron. Hormon testosteron atau disebut juga dengan hormon androgen tidak hanya dimiliki oleh pria, namun juga pada wanita.

Mengenai hormon ini karena selalu dikaitkan dengan tingginya tingkat libido pada seseorang.

Pada wanita, testosteron diproduksi secara alami di kelenjar adrenal. Selain mempengaruhi fungsi seksual dan agresivitas, hormon ini juga mempengaruhi pertumbuhan rambut di tubuh terutama rambut kelamin, perkembangan otot dan lemak dalam tubuh dan pengaturan gelombang otak.

Meski ada hubungan antara testosteron, pertumbuhan rambut, dan hasrat seksual tinggi, wanita dengan rambut tebal tidak berarti bahwa mereka memiliki libido yang tinggi. Pasalnya, rambut tebal juga bisa disebabkan oleh faktor genetik di mana sebagian orang memang memiliki ciri tubuh dengan rambut yang tebal, lebat, dan panjang.



Simak Video "Karantina Akibat Corona Pengaruhi Gairah Seks, Bagaimana Mengatasinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)