Rabu, 19 Mei 2021 21:36 WIB

Supaya Seks Oral Aman, CDC Rekomendasikan Pakai Kondom Lidah

Firdaus Anwar - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Foto: iStock
Jakarta -

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa seks oral bisa lebih minim risiko daripada bercinta biasa karena tidak melibatkan penetrasi organ kelamin. Anggapan tersebut sebetulnya keliru karena menurut ahli tetap ada risiko beberapa penyakit menular lewat seks oral.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut penyakit bisa menular apabila mulut atau area kelamin pasangan sedang mengalami infeksi. Contoh penyakitnya mulai dari chlamydia, gonore, sipilis, herpes, HPV, hingga HIV.

"Kamu bisa mengurangi risiko menularkan atau tertular penyakit saat seks oral dengan menggunakan kondom, dental dam, atau metode penghalang lainnya," tulis CDC dan dikutip pada Rabu (19/5/2021).

Dikutip dari BBC, dental dam atau sering disebut juga sebagai kondom lidah pada dasarnya merupakan lateks berbentuk persegi yang ditempatkan di atas vagina. Tujuannya berfungsi sebagai pembatas sehingga mulut dan lidah tidak melakukan kontak langsung dengan organ intim.

"Pakai sebelum memulai seks oral dan pertahankan sampai selesai.. Jangan ditarik-tarik karena bisa memicu sobek," kata CDC.

Sementara untuk seks oral pada pria, kondom penis yang biasa dianggap sudah cukup melindungi.



Simak Video "Mengenal Sistem Bubble yang Bakal Diterapkan di PON Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)