Selasa, 01 Jun 2021 20:00 WIB

Tak Melulu Stimulasi 'Klitoris', Ini 4 Jenis Orgasme yang Bikin 'Menggelinjang'

Ayunda Septiani - detikHealth
Intimate moment of two lovers in shower, sexual desire and passion, relationship. ilustrasi seks Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion
Jakarta -

Sebelumnya mungkin kamu pernah mendengar bahwa wanita bisa merasakan orgasme klitoris atau vagina. Dan menjadi pertanyaan pula, apakah benar orgasme vagina itu ada.

Menurut seorang sex coach, Eyal Matsliah dan juga mempelajari ilmu kuno Tantra, wanita disebut bisa memiliki banyak jenis orgasme yang berbeda.

Dia pun menyebut orgasme dapat dibedakan berdasarkan anatomi, arah energi, kekuatan dan lamanya orgasme, dan dengan efek orgasme pada bidang fisik, energik, emosional, mental, dan spiritual.

Ada beberapa zona sensitif seksual utama dalam tubuh wanita. Kebanyakan dari wanita menikmati rangsangan dari zona sensitif seksual ini, dan itu mungkin menyebabkan semacam orgasme.

1. Orgasme puting

Puting merupakan zona sensitif seksual yang penting. Mereka terhubung melalui saluran energi ke klitoris, dan dengan demikian, rangsangan pada payudara akan menyebabkan klitoris dan seluruh area genital terangsang.

"Wanita dengan payudara kecil cenderung lebih sensitif, tetapi semua wanita dapat mengembangkan kepekaan pada payudaranya, berapa pun ukurannya," jelas Matsliah, dikutip dari laman Your Tango.

2. Orgasme klitoris

Orgasme klitoris adalah apa yang kebanyakan wanita ketahui sebagai orgasme rangsangan klitoris yang intens yang terfokus di area genital.

Jika orgasme klitoris adalah es krim, itu akan menjadi vanila, bukan karena itu hambar, tetapi karena itu standarnya.

Orgasme ini dihasilkan dari rangsangan langsung pada klitoris, dan digambarkan sebagai "terlokalisasi, tajam, meledak, dan tahan lama," menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal NeuroQuantology, dikutip dari laman Huffington Post.

3. Vaginal entrance orgasm

Ada banyak saraf di pintu masuk vagina, menjadikannya zona sensitif dan sensitif seksual. Selain orgasme klitoris, di sinilah kebanyakan wanita mengalami kenikmatan dan orgasme berikutnya.

Dalam jurnal NeuroQuantology, orgasme vagina dicapai lebih banyak melalui hubungan daripada stimulasi klitoris, dan digambarkan sebagai kenikmatan seluruh tubuh dan lebih tahan lama daripada orgasme klitoris. Wanita yang melaporkan mengalami orgasme vagina mungkin juga lebih mungkin mengalami orgasme berulang kali.

4. Orgasme campuran

Orgasme campuran terjadi ketika orgasme klitoris dan vagina terjadi secara bersamaan. Orgasme ini diketahui berlangsung dari satu hingga 15 menit, berakhir dengan orgasme "raksasa".



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)