Kamis, 01 Jul 2021 05:26 WIB

Pasangan Positif COVID-19, Masih Bisakah Berhubungan Intim? Ini Saran Dokter

Tim detikHealth - detikHealth
Young male and female in blue protective masks taking photo by phone on tripod at home Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Risiko penularan virus Corona COVID-19 meningkat saat berdekatan, bahkan varian Delta atau B1617.2 disebut-sebut bisa menular hanya dengan berpapasan. Haruskah puasa seks jika pasangan positif COVID-19?

Dikutip dari HaiBunda, dokter kandungan Yassin Yaniar Mohammad menyarankan untuk sebisa mungkin tidak melakukan hubungan seks ketika pasangan terinfeksi. Tujuannya untuk mencegah kontak erat yang meningkatkan risiko penularan.

"Prinsipnya, jangan sampai pasangannya jadi tertular juga. Untuk itu perlu sejumlah langkah, salah satu yang penting adalah menghindari kontak fisik erat, termasuk hubungan seksual," jelasnya.

Namun diakui, tidak semua pasangan bisa semudah itu menahan hasrat seks. Untuk kondisi sangat terpaksa, dr Yassin menyarankan untuk menghindari aktivitas yang bisa meningkatkan risiko penularan seperti berciuman, saling beradapan, dan tetap pakai masker.

Upaya pencegahan lainnya adalah dengan tetap menjalankan isolasi di ruangan terpisah dari anggota keluarga yang sehat. Disarankan isolasi dilakukan di kamar yang memiliki ventilasi udara.

Disarankan juga untuk terus mengamati gejala yang muncul. Lebih dianjurkan jika memiliki alat pengukur seperti termometer dan oksimeter.

Bagaimana jika pasangan bergejala ringan?

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Begini Cara Aman Menyusui Bayi dari Ibu yang Positif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)