Selasa, 10 Agu 2021 19:30 WIB

Kapan Waktu Terbaik Memangkas Rambut Kemaluan? Ini Saran Pakar

Syifa Aulia - detikHealth
razor, bar of sudsy soap on shiny wet gray surface. Foto: thinkstock
Jakarta -

Setiap perempuan memiliki pendapat yang berbeda saat membicarakan rambut kemaluan. Beberapa orang lebih menyukai tidak dicukur, sebagian lagi merasa rambut kemaluan harus dicukur. Alasannya karena merasa 'risih' dan menghindari berkumpulnya bakteri atau jamur.

Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk memangkas rambut kemaluan, yaitu dengan teknik pencabutan dan menggunakan alat epilator. Ginekolog dr Jen Gunter menjelaskan perbedaan antara keduanya dalam bukunya berjudul 'The Vagina Bible'. Buku tersebut berisi penjelasan seputar vagina, mulai dari menstruasi, kebersihan, infeksi menular seksual, dan menopause.

"Rekomendasi medis paling aman untuk menghilangkan rambut adalah dengan alat potong. Sebab memotong rambut dilakukan di atas kulit yang tidak menyebabkan trauma. Tetapi, banyak wanita yang memilih dengan alat cukur," tulis dr Gunter dalam bukunya, seperti dikutip dari Mirror, pada Selasa (10/8/2021).

Menurutnya, waktu terbaik untuk mencukur adalah setelah mandi. Menurutnya, kelembapan membuat potongan menjadi lebih bersih.

Ia menyarankan untuk menggunakan krim terlebih dahulu sebelum mencukur dan hindari memakai sabun. Krim berguna untuk meminimalisir 'mikrotrauma' atau cedera.

Cukurlah ke arah pertumbuhan rambut untuk mengurangi risiko patahnya batang rambut di bawah permukaan kulit. "Semakin rendah potongannya, semakin dalam batang rambut masuk ke dalam folikel rambut. Semakin besar juga risiko rambut tumbuh ke dalam," katanya.

Selain itu, dr Gunter juga menyarankan untuk tidak mengencangkan kulit dengan tangan saat bercukur. Pisau cukur listrik dapat digunakan jika memungkinkan.



Simak Video "Ahli Ingatkan Jangan Asal Bikin DIY Masker Organik!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)