Jumat, 15 Okt 2021 19:02 WIB

Tak Ingin Cepat Menopause? Saran Pakar, Sering-seringlah Bercinta

Syifa Aulia - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Studi terbaru yang terbit di Royal Society Open Science pada 15 Januari 2020, mengungkapkan perempuan yang berhubungan seks lebih dari satu kali dalam sebulan akan mengalami penundaan menopause. Artinya, menopause akan datang di usia yang lebih tua.

Studi tersebut menganalisis data dari 2.936 responden perempuan yang diambil dari 11 gelombang Study of Women's Health Across the Nation di Amerika Serikat. Peneliti menemukan perempuan yang berhubungan seks setiap minggu, 28 persen lebih rendah mengalami menopause dini.

"Kami memperhatikan bahwa dalam literatur menopause yang ada, ada kecenderungan perempuan menikah tidak mengalami menopause dini. Ini tampak aneh bagi kami," ungkap Megan Arnot, penulis utama studi, dikutip dari Health, Jumat (15/10/2021).

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Meski dalam studinya tidak menjelaskan secara rinci mengenai alasannya, Arnot mengatakan ada beberapa teori menurut pandangannya. Perempuan yang memasuki periode menjelang menopause kemungkinan tidak merasa ingin berhubungan seks.

"Mungkin ada trade-off antara melanjutkan ovulasi dan berhenti. Jadi tidak ada gunanya mempertahankan fungsi ovulasi. Jadi mungkin ada titik dalam hidup di mana lebih baik berhenti berovulasi dan menginvestasikan energinya di tempat lain," tuturnya.

Diragukan dokter spesialis kebidanan dan ginekologi

Isi penelitian itu diragukan oleh profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi, Mary Jane Minkin, MD, di Yale University Medical School. Ia memiliki keraguan besar secara biologis terkait pengaruh berhubungan seksual secara rutin dengan penundaan menopause dini.

"Hubungan yang masuk akal menurut saya adalah riwayat keluarga. Jika ibu dan saudara perempuan mengalami penundaan menopause, kemungkinan Anda akan mengalaminya juga," kata dr Mary Jane.

Tetapi menurut Christine Greves, MD, spesialis obgyn di Rumah Sakit Wanita dan Bayi Winnie Palmer di Orlando, Florida, pendapat dr Mary Jane juga belum tentu dialami semua perempuan.

"Hanya karena ibu Anda mungkin telah mengalami menopause pada usia tertentu, itu tidak berarti Anda akan mengikuti jejak itu. Ada banyak hal yang masih kami coba cari tahu tentang menopause," tutur Christine.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)