Rabu, 20 Okt 2021 23:00 WIB

Berapa Lama Durasi 'Normal' Bercinta Sebelum Mencapai Klimaks?

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Ilustrasi. Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Mungkin tak sedikit pria yang merasa dibayang-bayangi dengan tekanan untuk bertahan lebih lama di ranjang. Namun, pertanyaannya adalah sebenarnya berapa lama seks yang terbilang cukup? Sebaliknya, berapa lama seks yang disebut terlalu singkat?

Salah satu hal yang mungkin menjadi kekhawatiran banyak pria, yakni seberapa lama pria harus bertahan sebelum mencapai klimaks saat berhubungan intim. Belum lagi, kekhawatiran mengalami ejakulasi dini.

Ternyata, dalam banyak kasus dokter harus berjuang keras untuk menjelaskan kepada pria bahwa mereka tidak mengalami ejakulasi dini. Dikutip dari Pulse, Rabu (20/10/2021), berikut fakta-fakta terkait durasi berhubungan seks.

1. Kehidupan nyata vs film

Tak sedikit orang yang menjadikan film porno sebagai referensi dalam kehidupan seksualnya, termasuk durasi saat berhubungan seks. Padahal, berhubungan seks di kehidupan nyata dan di film porno jelas dua hal yang berbeda.

Dalam film porno, panjang penis yang ereksi adalah 20 centimeter (cm) sampai dengan 40 cm dan rata-rata hubungan seksual berlangsung selama 30 hingga 60 menit. Namun, bukan tak mungkin film-film itu direkam selama berjam-jam hingga berhari-hari untuk menambah durasi.

Maka, tak heran jika dari tayangan tersebut memicu orang yang menontonnya berusaha keras untuk meningkatkan durasi hubungan seks.

2. Rata-rata waktu ejakulasi menurut penelitian

Waktu ejakulasi berbeda-beda pada setiap individu. Menurut Sexual Health Centre, ejakulasi dini adalah ketika seseorang bertahan kurang dari satu menit. Terkadang tekanan untuk bertahan lebih lama juga bisa membuat seseorang mengalami ejakulasi lebih awal selama berhubungan seks. Bahkan, menonton film porno di usia dini bisa menyebabkan seseorang berisiko mengalami ejakulasi dini.

3. Kapan harus ke dokter?

Ada beberapa cara untuk menyembuhkan ejakulasi dini tanpa minum obat. Beberapa cara tersebut di antaranya mengubah pola makan dan cobalah untuk membatasi melakukan masturbasi serta coba untuk mengurangi kekhawatiran tentang performa di ranjang.

Sebab, secara langsung kondisi psikologis atau mental seseorang dapat memengaruhi performanya di ranjang, terutama jika mengalami stres. Apabila seluruh cara di atas tak kunjung menampakan hasil, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter atau penyedia layanan kesehatan.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(Salwa Aisyah Sheilanabilla/naf)