Selasa, 19 Okt 2021 19:00 WIB

Kata dr Boyke Soal Cara Memperbesar Mr P, Beneran Manjur Nggak Sih?

Vidya Pinandhita - detikHealth
ilustrasi ereksi Ilustrasi. Foto: iStock
Jakarta -

Cara membesarkan mr P bak teka-teki yang tak pernah ada habisnya. Tak sedikit pria menjajal sederet cara demi membesarkan ukuran penis. Mulai dari konsumsi obat-obatan, bahan alami, urut, hingga mencoba alat-alat mujarab. Padahal menurut pakar seks, dr Boyke, ukuran penis itu sudah takdir lho.

Ia menjabarkan, banyak orang Indonesia mendambakan penis yang besar dan panjang. Lantaran tak puas dengan ukuran penis yang dimilikinya, sederet cara dicoba-coba mulai dari yang berklaim alami, hingga metode-metode seperti vakum dan urut.

Padahal, kecuali karena penyakit tertentu, ukuran penis dipengaruhi oleh ras sehingga pada kebanyakan kasus, ukuran penis memang tak bisa obrak-abrik.

"Kalau laki-laki pengennya besar, panjang, hitam. Kalau wanita pengennya (vagina) sesempit mungkin, sekecil mungkin. Padahal itu malah bikin sakit, sampai ada yang harus dioperasi," terangnya saat ditemui detikcom di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

"Mitos-mitos mengenai ukuran itu kan kita harus sadar, sebagai orang Indonesia itu, memang orang Asia ukuran kalau dibandingkan orang Timur Tengah, orang ras Afrika, Eurasia, Eropa, Amerika, itu pasti lebih kecil. Itu sudah takdir," sambungnya.

Hati-hati malah bermasalah!

Pemilik nama lengkap dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS tersebut mengatakan, cara-cara membesarkan penis adalah mitos seputar seksualitas yang paling sering didengarnya. Padahal, tak sedikit juga cara-cara membesarkan penis malah berujung cedera.

Penis yang awalnya berfungsi dengan baik, bisa ereksi, dan ejakulasi bisa-bisa malah terganggu fungsinya lantaran dipakai menjajal alat-alat pembesar ukuran.

"Kalau Anda mau memperbesarnya dengan cara divakum, diurut, disuntik silikon, dibetot, diapakan, janganlah. Itu pasti akan menghasilkan hal-hal yang negatif nantinya," beber dr Boyke.

"Bahkan nanti tidak berfungsi padahal tadinya Anda sehat bisa ereksi, karena dibesarkan dan sebagainya mungkin keberatan dengan silikonnya, mungkin ada sarafnya yang rusak menjadi tidak berfungsi jadi mengalami malah impotensi. Itu mitos paling sering," pungkasnya.



Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)