Senin, 08 Nov 2021 19:40 WIB

Kondom 'Vegan' Diklaim Lebih Sehat, Terbuat dari Apa Sih Sebenarnya?

Astika - detikHealth
ilustrasi kondom Kondom vegan (Foto: iStock)
Jakarta -

Di antara berbagai inovasi alat kontrasepsi, kondom vegan menjadi salah satu yang diperbincangkan. Selain membawa isu lebih ramah lingkungan, kondom vegan diklaim lebih sehat dan tidak beracun untuk organ reproduksi.

Kondom vegan jadi perbincangan setelah muncul klaim dari seorang wanita Inggris, Iasmin Santos, yang mengaku tidak mau bercinta jika pasangannya menggunakan kondom non vegan. Yang ia maksud kondom non vegan tak lain adalah kondom yang dibuat dari bahan lateks pada umumnya.

Sebenarnya, kondom vegan memiliki fungsi yang sama dengan kondom biasa, yaitu untuk mencegah kehamilan dan mengurangi risiko terpapar penyakit seksual. Bedanya, kondom vegan dibuat dari bahan yang diklaim lebih ramah lingkungan.

Kondom biasa vs kondom vegan

Kondom biasanya diproduksi dari bahan lateks yang diambil dari pohon karet dan menggunakan kasein protein susu untuk proses melunakkannya, sehingga dikategorikan menjadi non-vegan. Namun, sebagian besar kondom tersebut dibuat dari lateks sintetis yang tidak bisa didaur ulang.

Sedangkan kondom vegan dibuat dengan minyak silikon murni untuk pelumas atau ekstrak sayur/buah organik yang aman (tidak mengandung bahan hewani) dan lebih ramah lingkungan.

Manfaat kondom vegan untuk kesehatan

Seringkali ditemukan kandungan bahan kimia berbahaya di dalam kondom biasa yang dapat menyebabkan efek samping seperti iritasi pada vagina.

Sedangkan kondom vegan diklaim tidak mengandung zat berbahaya seperti nitrosamin yang biasa digunakan untuk pengawet agar masa simpan kondom menjadi lebih lama. Sehingga kondom jenis ini diklaim lebih baik dan sehat bagi organ reproduksi wanita.



Simak Video "Pertama di Dunia! Kondom Unisex untuk Pria dan Wanita"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)