Rabu, 24 Nov 2021 19:33 WIB

Survei: Dibanding Milenial, Gen Z Lebih Pentingkan Ukuran Penis

Akbar Malik - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Soifer)
Jakarta -

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh media kesehatan Medzino menyatakan bahwa generasi Z lebih mementingkan ukuran penis dibandingkan generasi milenial. Penelitian tersebut mengambil pendapat dari 1.003 orang dewasa di Amerika Serikat.

Hasil survei tersebut memaparkan bahwa sebanyak 85 persen generasi Z menganggap ukuran penis penting. Sementara itu, hanya 74 persen generasi milenial yang beranggapan sama seperti generasi Z.

Oleh karena itu, angka survei tersebut menunjukkan bahwa banyak di antara generasi Z yang melihat ukuran penis sebagai hal yang penting ketika berhubungan seks.

Generasi Z adalah mereka yang lahir pada tahun 1995 hingga 2000-an. Dengan begitu, kurang lebih usia mereka saat ini ada di kisaran belasan hingga 20-an tahun. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah mengapa anak muda lebih memerhatikan ukuran penis?

Dikutip dari New York Post, orang Amerika terpapar pornografi sejak usia muda. Hal tersebut membuat mereka mengimajinasikan hubungan seks yang ideal dengan ukuran penis. Selain pandangan tersebut, pornografi telah mengakibatkan pria di AS merasa insecure dengan ukuran penisnya.

Penelitian yang dilakukan Medzino pun mengkaji bagaimana responden pria melihat ukuran penis yang dimilikinya. Sebanyak 44 persen responden pria merasa khawatir bahwa performa seksualnya kurang baik karena ukuran penis mereka.

Di samping itu, menjadi pertanyaan pula sebenarnya berapa panjang ukuran penis yang ideal?

Dikutip dari Medical News Today, banyak studi yang mengatakan bahwa panjang rata-rata penis pria berkisar 12,9-13,9 cm. Itu adalah angka rata-rata untuk panjang penis seluruh pria di dunia. Bagaimana dengan pria Indonesia? Rata-rata panjang penis pria Indonesia adalah 11,6 cm.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)