Kamis, 25 Nov 2021 20:00 WIB

Bapak-bapak, Sebelum Bercinta Dicatat Dulu Ya Masa Suburnya!

Akbar Malik - detikHealth
Front view of happy young couple in pajamas decided to have fun by playing under red blanket during long days of quarantine at home. Tak hanya wanita, pria juga wajib tahu masa-masa kesuburannya. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/fotostorm)
Jakarta -

Masa kesuburan ternyata tidak hanya ada pada wanita, hal tersebut juga berlaku bagi pria. Dengan demikian, untuk mencari waktu kesuburan bersama antara pria dan wanita yang hendak berhubungan seks dan menginginkan kehamilan, hal itu bisa dicari waktunya.

Lantas, bagaimana cara mencari tahu waktu kesuburan pada pria?

Dikutip dari Independent.ie, penelitian yang dilakukan di University Hospital Zurich mengatakan bahwa sperma memiliki waktu performa maksimal selama 24 jam. Dengan demikian, sebenarnya kapanpun pria hendak melakukan hubungan seks dengan pasangannya, sperma pasti sudah siap.

Meski begitu, penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa hubungan seks sebelum jam 07.30 memiliki hasil yang terbaik dalam menghasilkan kehamilan. Para peneliti menyebut pagi adalah waktu paling siap bagi sperma untuk melakukan perjalanan ke sel telur.

Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 7.000 pria berusia 25-40 tahun. Selain itu, bentuk atau morfologi sperma pun memengaruhi kesuburan. Sperma yang normal memiliki kepala oval dan ekor panjang yang membuatnya bisa berjalan ke sel telur.

Di samping itu, kita tahu bahwa senjata utama pria dalam berhubungan seks dan kesuburan adalah kualitas sperma. Dengan begitu, ketika seorang pria menemukan sesuatu yang janggal dalam kesuburannya, maka pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan perlu dilakukan.

Pemeriksaan fisik dimaksudkan untuk menguji kualitas sperma. Dari pengujian tersebut akan terlihat jumlah, pergerakan, hingga bentuk sperma. Hasil tes sperma itulah yang bisa dijadikan ukuran apakah pria tersebut subur atau tidak.

Setelah tahu waktu terbaik untuk berhubungan seks bagi pria adalah pagi hari, maka idealnya seberapa intens hubungan seks dilakukan?

Dikutip dari American Society for Reproductive Medicine, pasangan bisa melakukan hubungan seks setidaknya dua sampai tiga kali seminggu dalam masa subur. Dengan begitu, pasangan akan lebih berpeluang untuk mendapatkan kehamilan.

Masa subur tersebut juga harus berdasarkan masa ovulasi pada perempuan, yakni ketika sel telur mengalami pelepasan.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)