ADVERTISEMENT

Rabu, 22 Des 2021 19:30 WIB

5 Cara Mengobati Vagina Lecet Sehabis Bercinta, Gampang Banget!

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Ilustrasi vagina. (Foto: iStock)
Jakarta -

Seks atau bercinta seharusnya terasa nikmat dan menyenangkan, bukan menyakitkan. Umumnya kondisi menyakitkan itu disebabkan oleh vagina yang lecet.

Selain perih jika disentuh, tidak jarang lecet pada vagina membuat wanita sulit untuk berjalan dan bahkan susah untuk beraktivitas.


Lalu, bagaimana cara mengobati vagina lecet dengan aman dan gampang? Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, sebaiknya kenali dulu penyebab vagina lecet setelah bercinta.

Dikutip dari Healthline, berikut penyebab yang sudah dirangkum detikcom.

1. Kurangnya pelumas

Ketika sedang terangsang, umumnya wanita akan mengeluarkan pelumas alami. Namun, terkadang, pelumas yang dikeluarkan itu tidak cukup untuk membuat vagina menjadi licin.

Hal tersebut dapat terjadi jika bercinta dalam keadaan terburu-buru tanpa pemanasan atau gairah seksual yang rendah.

Gesekkan tanpa pelumas yang cukup dapat menyebabkan robekan kecil di vagina sehingga menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman. Bahkan, dapat menyebabkan infeksi loh, hati-hati ya.

2. Berhubungan yang terlalu lama atau kencang

Jika penetrasi bercinta dilakukan dengan cara kasar atau terlalu kencang, biasanya akan membuat vagina menjadi lecet, perih, dan merasakan ketidaknyamanan. Gesekan yang kuat dan tekanan ekstra dapat mengganggu jaringan sensitif di sekitar vagina.

3. Alergi terhadap kondom, pelumas, dan produk lainnya

Wanita yang memiliki alergi terhadap kondom, pelumas, dan lainnya, dapat menyebabkan iritasi di bagian vagina yang mengakibatkan rasa sakit. Jika sudah seperti ini, lebih baik pilih produk yang tidak memicu alergi ya.

4. Infeksi menular seksual (IMS)

Infeksi menular seksual adalah infeksi yang menular melalui hubungan intim. Penyakit ini ditandai dengan ruam atau lepuh dan rasa nyeri di area kelamin. Ada beberapa jenis penyakit seksual yang perlu diwaspadai, salah satunya HIV.

5. Infeksi saluran kemih (ISK)

Jika seorang wanita mengalami ISK saat melakukan hubungan seksual, ada kemungkinan akan mengalami iritasi dan peradangan tambahan. Biasanya rasa sakit akan terasa di daerah vagina dan menjalar hingga panggul.

6. Menopause

Saat wanita mengalami menopause, kadar hormon dalam tubuh dapat berubah drastis. Dengan sedikitnya hormon estrogen dalam tubuh dapat mempengaruhi produksi pelumas alami menjadi lebih sedikit.

Ditambah lagi jaringan di vagina yang menjadi lebih kering dan tipis, bisa menyebabkan iritasi dan lecet. Oleh karena itu, berhubungan intim akan terasa sakit dan bahkan tidak nyaman.

Cara mengobati Vagina Lecet Sehabis Bercinta

Selain penyebab, berikut cara mengobati vagina lecet sehabis bercinta secara alami dan tanpa obat yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Seleksi menggunakan celana dalam

Cara mengobati vagina lecet dapat menggunakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat agar area sekitar vagina bisa 'bernapas'.

Selain itu, ganti celana dalam secara rutin, minimal 2 kali sehari agar luka lecet tidak terkena lembab akibat keringat. Hal ini juga untuk menghindari penumbuhan jamur dan gatal pada vagina yang lecet.

2. Menjaga kebersihan vagina

Sebelum cebok atau menyentuh vagina, pastikan tangan dalam kondisi bersih ya. Cuci tangan menggunakan sabun terlebih dahulu sebelum menyentuh vagina.

Untuk membersihkan vagina yang lecet, basuh dengan air hangat sebanyak dua kali.

3. Keringkan vagina dengan benar

Cara mengobati vagina lecet berikutnya adalah mengeringkannya dengan benar. Setelah membasuh area vagina yang lecet, sebaiknya keringkan dengan lembut menggunakan tisu atau kapas. Pastikan vagina tidak dalam keadaan basah dan lembab saat menggunakan pakaian dalam.

4. Hindari pemakaian produk dengan kandungan parfum

Jika ingin menggunakan sabun pembersih vagina di area yang lecet, pastikan produk tersebut bebas dari kandungan parfum ya. Hal ini karena dapat menyebabkan keseimbangan pH di area vagina yang lecet menjadi terganggu.

5. Gunakan obat antiseptik jika perlu

Menggunakan obat antiseptik adalah salah satu cara mengobati vagina lecet. Akan tetapi, penggunaan obat ini sebaiknya digunakan dengan cara meneteskan ke area yang lecetnya saja.

Selain itu, jangan digunakan dalam jangka waktu yang panjang ya.

Itulah cara mengobati vagina lecet sehabis bercinta. Lebih baik mengobatinya dengan pola hidup bersih dan sehat ya. Sebagai informasi, vagina adalah salah satu alat vital yang sensitif.

Jika memang membutuhkan obat, silahkan berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.



Simak Video "Dokter Boyke Angkat Bicara Soal Heboh Istilah 'Husband Stitch'"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT