Rabu, 22 Des 2021 22:30 WIB

Suami Wajib Tahu! Ini Arti Desahan Istri Saat Bercinta

Hartaty Varadifa - detikHealth
Intimate moment of two lovers in shower, sexual desire and passion, relationship. ilustrasi seks Ilustrasi seks saat bercinta. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion)
Jakarta -

Ketika melakukan hubungan intim kerap para wanita mengeluarkan suara atau desahan. Sebagian orang menganggap bahwa wanita berdesah karena merasa sakit atau merasa puas.

Hal ini sudah menjadi diskusi yang hangat bagi para ahli. Lalu apa sebenarnya arti desahan wanita? Seberapa sering wanita melakukannya dan seberapa penting desahan dalam melakukan hubungan intim?

Suatu penelitian yang dilakukan Gayle Brewer dari University of Central Lancashire dan Colin Hendrie dari University of Leeds membahas topik tersebut yang secara teknis dikenal dengan 'copulatory vocalization'.

Dalam studi tersebut, mereka meminta 71 wanita heteroseksual yang aktif secara seksual antara usia 18 dan 48 tahun untuk mengetahui rincian lebih lanjut tentang vokalisasi saat berhubungan seks.

Para peneliti menemukan bahwa banyak wanita memang membuat suara saat berhubungan seksual, tetapi tidak selalu saat wanita mengalami orgasme. Sebaliknya, 66 persen mengatakan bahwa mereka mengerang untuk mempercepat klimaks pasangannya, dan 87 persen menyatakan bahwa mereka bersuara saat berhubungan seks untuk meningkatkan harga dirinya.

Studi ini juga menemukan bahwa desahan wanita paling sering terjadi selama foreplay. Vokalisasi sanggama dilaporkan juga paling sering dilakukan sebelum dan bersamaan dengan ejakulasi pria.

Peneliti mengatakan bahwa wanita berdesah saat bercinta karena untuk menghilangkan kebosanan, kelelahan dan rasa sakit atau bahkan tidak nyaman saat berhubungan seks.

Tetapi mengerang bukan hanya untuk memberi tahu pasangan apa yang terasa menyenangkan. Hal ini juga menjadi suatu cara untuk menunjukkan kepada mereka bahwa mereka juga melakukan pekerjaan dengan baik ketika bercinta.

Ahli saraf Barry Komisaruk, yang menulis The Science of the Orgasm, menjelaskan bahwa suara seks dimulai sebagai pelepasan pernapasan kecil yang juga menjadi bentuk komunikasi.

Ia juga mengatakan bahwa jika pasangan merasa senang mendengar teriakan saat berhubungan seks, maka itu bisa menjadi komunikasi yang bermanfaat yang mengikat pasangannya dan mendorong mereka untuk melakukannya lagi.

Bersuara saat berhubungan seks sebenarnya bisa menjadi alat untuk membantu wanita mendapatkan apa yang diinginkan selama bercinta. Karena tidak selalu mudah untuk menerjemahkan pemikiran seksual ke dalam tindakan, jadi sedikit desahan dapat membantu menyampaikan maksudnya.

Studi lain dari Kristen Mark, seorang peneliti seksualitas di Indiana University mengatakan bahwa desahan sebagai tanda membuat beberapa wanita bergairah dan membantu merasakan kesenangan.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)