Selasa, 25 Jan 2022 20:32 WIB

7 Tips Supaya Cepat Hamil, Butuh Strategi dan Tidak Asal Ngegas

Hartaty Varadifa - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Tips cepat hamil (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Tidak semua pasangan dikaruniai kemudahan untuk mendapat keturunan. Sebagian harus mengatur strategi dengan cermat agar pembuahan bisa terjadi dengan sukses.

Beberapa pasangan kerap frustrasi ketika tidak kunjung memperoleh momongan. Berbagai posisi bahkan dilakukan dalam hubungan intim agar mendapatkan peluang hamil yang lebih besar. Wajar, karena belum ada bukti ilmiah yang dapat menjelaskan hal tersebut.

Adapun sejumlah tips yang dapat dilakukan pasangan supaya bisa hamil tanpa memikirkan posisi apa yang bisa memperoleh kehamilan dengan cepat. Berikut 7 tipsnya:

1. Lakukan pemeriksaan prakonsepsi

Lakukan pemeriksaan ke dokter dan tanyakan tentang vitamin prenatal yang memiliki asam folat, hal ini membantu melindungi dari beberapa cacat lahir, seperti spina bifida. Asam folat bekerja selama tahap awal kehamilan. Maka dari itu penting untuk memastikan dalam mendapatkan cukup asam folat bahkan sebelum hamil.

2. Kenali siklus menstruasi

Memahami dan mengetahui siklus haid dapat membantu dalam mengetahui masa subur. Hal ini juga membantu tanda-tanda ovulasi seperti perubahan lendir serviks. Masa subur inilah memberikan peluang yang besar untuk hamil.

Lihat kalender siklus menstruasi atau gunakan aplikasi untuk melacaknya. Setiap siklus dimulai pada hari pertama menstruasi, dan berakhir pada hari sebelum periode berikutnya dimulai.

Cari titik tengah siklus menstruasi. Jika memiliki siklus 28 hari, biasanya wanita akan berovulasi sekitar hari ke-14.

3. Jangan khawatir tentang posisi terbaik untuk hamil.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa posisi seks tidak mempengaruhi peluang untuk hamil. Hal ini hanyalah mitos karena belum ada bukti ilmiahnya.

Posisi tertentu yang menentang gravitasi, seperti duduk atau berdiri selama hubungan seksual, bahkan dapat mencegah sperma melakukan perjalanan ke serviks wanita.

4. Tetap di tempat tidur setelah berhubungan

Setelah melakukan aktivitas seksual cobalah untuk berbaring selama 10 hingga 15 menit dan jangan ke kamar mandi selama waktu ini. Hal ini bertujuan untuk membantu sperma untuk masuk ke serviks.

5. Jangan berlebihan

Berhubungan seks setiap hari bahkan selama ovulasi tidak serta merta meningkatkan peluang untuk hamil, karena pada dasarnya sperma dapat hidup di tubuh wanita hingga 5 hari. Maka saran terbaik adalah melakukan hubungan intim secara teratur misalnya setiap di masa subur.

Berbicara terkait sperma, mengenakan pakaian ketat dapat mempengaruhi jumlah sperma secara negatif. Begitu juga dengan kebiasaan pria yang sering menyimpan handphone di saku celana karena hal ini memberikan efek ke testis.

Sebuah studi dalam jurnal Fertility and Sterility menunjukkan bahwa pria yang menggunakan perangkat handsfree dengan ponsel dan meletakkan ponsel mereka di dekat testis memiliki kualitas sperma yang lebih buruk.

Jangan konsumsi keledai terlalu sering karena pria yang mengkonsumsi banyak makanan kedelai akan memiliki konsentrasi sperma lebih rendah daripada pria yang tidak makan makanan kedelai.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]