Kamis, 24 Feb 2022 19:35 WIB

6 Hal yang Tak Disadari Ini Bisa Bikin Mr P Menyusut

Atilah Tia Abelta - detikHealth
Banana peeled Foto ilustarasi: iStock
Jakarta -

Ketika ereksi, penis akan berukuran lebih besar dari biasanya. Namun, selain membesar, ukuran penis juga bisa mengecil atau menyusut. Tentu hal itu menjadi mimpi buruk bagi para pria dan bisa menurunkan rasa percaya diri.

Dikutip dari The Sun, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan penis bisa menyusut dan mengecil. Untuk mengetahuinya, simak informasi berikut yang telah dirangkum oleh detikcom.

1. Penuaan

Semakin bertambahnya usia, maka pria akan mengalami penyusutan pada penisnya. Tidak hanya penis yang akan menyusut, tetapi ukuran testis juga akan ikut mengecil. Salah satu alasan utama mengapa hal ini bisa terjadi adalah karena adanya timbunan lemak pada arteri yang bisa menyumbat aliran darah ke penis.

Alasan lain yang memungkinkan terjadinya penyusutan penis adalah penumpukan jaringan parut yang disebabkan oleh cedera kecil selama bertahun-tahun akibat seks dan olahraga.

2. Kebiasaan merokok

Selain bisa menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan stroke, merokok ternyata juga bisa menyebabkan penis mengecil. Pasalnya, sejumlah racun tertentu pada rokok bisa merusak pembuluh darah pada penis. Selain menyusut, seorang perokok juga cenderung mengalami kesulitan ereksi.

Sebuah penelitian pada 1998 di Boston University of Medicine, meneliti penis yang ereksi di 200 pria. Hasil penelitian menemukan bahwa orang yang merokok memiliki penis yang lebih kecil jika dibandingkan dengan pria yang tidak merokok.

3. Berat badan bertambah

Meskipun penis pria mungkin tampak lebih kecil akibat penambahan berat badan, namun sebenarnya ukuran penis tidak mengalami perubahan sama sekali. Hal itu karena sebagian batang penis tertutup oleh lemak perut.

Pada pria yang sangat gemuk, lemak perut bahkan bisa menutupi hampir seluruh batang penis sehingga yang bisa dilihat dari atas hanyalah ujung kepalanya saja.

Pria akan mendapatkan kembali ukuran dan bentuk penis seperti biasa apabila mereka mengurangi kelebihan berat badan tersebut.

4. Obat-obatan

Obat-obatan tentu memiliki efek samping, salah satunya obat untuk mengatasi masalah prostat. Diketahui obat tersebut bisa menyebabkan penis menyusut.

Sebuah studi pada 2012 tentang obat finasteride, yang digunakan untuk mengobati prostat, menemukan bahwa pria mengalami penurunan ukuran penis.

Sementara studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Urology, menemukan bahwa 41 persen pria yang menggunakan obat dutasteride, yang juga digunakan untuk mengobati prostat, mengalami disfungsi seksual.

5. Operasi kelenjar prostat

Pria yang pernah menjalani operasi kelenjar prostat karena kanker mungkin menyadari bahwa penisnya menjadi terlihat lebih kecil. Faktanya, peristiwa ini dialami oleh sebanyak 70 persen pria yang menjalani operasi ini.

Para ahli tidak mengetahui pasti mengapa hal tersebut bisa terjadi, tetapi salah satu dugaannya adalah karena adanya kontraksi otot pasca operasi yang membuat penis terdorong ke dalam. Selain itu, operasi juga bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis menjadi terhambat.

6. Penyakit peyronie

Pada penyakit peyronie, jaringan parut fibrosa berkembang di dalam penis, yang menyebabkan penis bengkok saat ereksi.

Penyakit peyronie berkembang seiring bertambahnya usia. Namun, penyakit ini mulai terlihat dialami pria berusia sekitar 30 tahun. Peyronie dapat menyebabkan penurunan panjang dan lingkar penis pria. Pada kebanyakan kasus, peyronie dapat menghilang dengan sendirinya, tetapi kondisi itu bisa juga menetap atau bahkan menjadi lebih buruk.



Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)