Minggu, 27 Feb 2022 09:10 WIB

Pertama Kalinya, FDA Setujui Kondom Khusus untuk Seks Anal

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
inovasi kondom Ilustrasi kondom khusus seks anal (Foto: thinkstock)
Jakarta -

The US Food and Drug Administration (FDA) baru-baru ini menyetujui kondom pertama yang didesain untuk seks anal. Bedanya apa ya dengan kondom pada umumnya?

Secara teknis, kondom untuk seks anal ini tidak jauh berbeda dengan kondom biasa yang lebih ditujukan untuk seks per-vagina, sama-sama berbahan lateks. Satu-satunya yang membedakan adalah kondom ini sudah diuji dan disetujui penggunaannya untuk seks anal, oleh FDA.

Persetujuan atau otorisasi oleh FDA ini diharapkan dapat mendorong penggunaan kondom di antara pasangan yang melakukan seks anal. Sebagaimana hubungan seks pada umumnya, seks anal juga berisiko menularkan berbagai jenis infeksi menular jika dilakukan tanpa pengaman.

Dikutip dari Health.com, FDA dalam siaran persnya menyebut seks anal lebih berisiko menularkan infeksi dibandingkan seks per-vagina. Termasuk di antaranya, infeksi human immunodeficiency virus (HIV) and human papillomavirus (HPV).

"Otorisasi FDA terhadap kondom yang secara spesifik diindikasikan, dievaluasi, dan dilabeli untuk anal intercourse bisa meningkatkan penggunaan kondom saat seks anal," kata Courtney Lias dari FDA.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)