Senin, 21 Mar 2022 20:57 WIB

Jangan Asal! Salah Cukur Rambut Kemaluan Bisa Picu Infeksi, Begini Caranya

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
razor, bar of sudsy soap on shiny wet gray surface. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Mencukur rambut kemaluan memerlukan cara tertentu agar tidak menyebabkan luka. Jika dilakukan dengan cara yang benar, mencukur rambut kemaluan juga dapat memberikan rasa nyaman.

Sebagian wanita mungkin rutin mencukur rambut kemaluan mereka dan kebanyakan melakukannya di rumah. Namun jangan asal ya, pastikan mencari cara mencukur bulu kemaluan yang baik dan sehat.

Dikutip dari Women Health, Michelle Metz, MD menyarankan agar tidak terlalu sering mencukur rambut kemaluan karena bisa terkena folikulitis yang merupakan infeksi pada folikel rambut kemaluan.

Folikulitis muncul seperti benjolan putih dan seringkali dapat disebabkan oleh teknik mencukur yang buruk. Tapi jangan khawatir jika itu terjadi, folikulitis dapat diobati dengan antibiotik topikal.

Oleh karena itu, jika masih bingung simak penjelasannya di bawah ini cara mencukur rambut kemaluan agar aman.

Cara Aman Mencukur Rambut Kemaluan

Mulai dengan Gunting

Rambut kemaluan memiliki tekstur yang lebih tebal, kasar, dan cenderung keriting. Saat sedang mencukur rambut kemaluan mata pisau akan menarik batang rambut.

Oleh karena itu, cara yang disarankan adalah memotong rambut kemaluan terlebih dahulu sebelum mencukur dengan menggunakan pisau cukur.

Sebelum mulai memangkas, gosok gunting dengan alkohol untuk mensterilkan mata pisaunya. Pangkas rambut kemaluan, tetapi sebaiknya jangan sampai permukaan kulit.

Awali dengan Air Hangat

Awali dengan mandi air hangat untuk membuat proses bercukur lebih mudah serta menghindari dari risiko luka gores. Suhu hangat saat mandi memungkinkan kulit untuk melunak dan meluruhkan minyak dan kotoran.

Oleskan Minyak Cukur

Minyak akan melembabkan kulit dan menciptakan lapisan penghalang, dengan begitu pisau cukur dapat lebih mudah dipakai. Di sisi lain, minyak cukur membantu mencegah timbulnya ruam merah akibat bercukur, iritasi, dan rambut tumbuh ke dalam.

Mulai Mencukur

Arahkan pisau cukur searah dengan lajur pertumbuhan rambut jangan malah melawan arus. Disarankan melakukan langkah ini dengan menghadap kaca dan cahaya ruang yang baik.

Lalu cukur rambut kemaluan secara perlahan dan hindari terlalu menekan pisau cukur. Hal ini akan membantu menghindari rambut kusut (stubble) dan rambut bertumbuh ke dalam.

Metode ini juga akan mengurangi risiko iritasi atau bintil merah karena mata pisau tidak akan menarik rambut ke arah yang berlawanan dengan arus tumbuhnya.

Selanjutnya bilas bersih alat cukur setiap kali selesai satu kali usapan dan sebelum memulai kembali. Namun, pastikan tidak mencukur di area yang sama terlalu sering.



Simak Video "Presiden Singapura Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)